Pranala.co, PANGKEP – Semangat kemerdekaan RI ke-80 sudah mulai terasa di pesisir Pangkep. Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Pangkep membagikan bendera Merah Putih kepada para nelayan di Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Labakkang, Kamis pagi (7/8/2025).
Sebanyak 35 bendera diserahkan langsung kepada warga yang sehari-hari mencari nafkah di laut. Mereka menerima dengan antusias. Ada yang langsung mengikatkan bendera ke tiang perahunya. Ada pula yang meneriakkan yel-yel penuh semangat.
“NKRI harga mati!” teriak salah satu nelayan sambil mengepalkan tangan. Sorak-sorai kecil itu menyebar di antara kapal-kapal nelayan yang tengah bersandar.
Aksi berbagi ini dipimpin langsung Kasat Polairud Polres Pangkep, AKP Nompo, atas arahan Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli. Misi utamanya: menyalakan semangat nasionalisme dari pesisir, menjelang 17 Agustus.
“Kami ingin warga pesisir juga merasakan semangat peringatan kemerdekaan. Mereka bagian penting dari negeri ini,” ujar AKP Nompo.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremoni menjelang HUT RI. Tetapi bagian dari membangun kesadaran kebangsaan di kalangan masyarakat pesisir, yang kerap luput dari sorotan.
Apalagi, tambahnya, banyak nelayan yang langsung memasang bendera di perahu mereka, simbol bahwa Merah Putih tak hanya berkibar di darat, tapi juga dari laut Nusantara.
“Kami senang melihat antusiasme mereka. Warga merasa dihargai dan ikut bangga menyambut Hari Kemerdekaan,” katanya.
Warga pesisir menyambut baik inisiatif ini. Mereka merasa dilibatkan, bukan sekadar penonton dalam perayaan nasional yang sering kali hanya terasa di pusat kota.
Aksi Satpolairud ini menjadi bagian dari Gerakan Nasional Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, yang terus digaungkan pemerintah sejak awal Agustus.

















