Pranala.co, SAMARINDA — Proyek lanjutan rehabilitasi Pasar Pagi Samarinda terus dikebut. Hingga 20 Juli 2025, progres pengerjaan telah mencapai 70 persen. Jika tak ada kendala, proyek bernilai Rp148 miliar ini ditarget rampung 25 September 2025.
Dalam pemaparan yang digelar di Balai Kota, Selasa (22/7), perwakilan kontraktor PT Raka Utama menjelaskan bahwa pekerjaan yang tersisa meliputi: pemasangan dinding dan pengecatan kios; pembangunan pedestrian; instalasi listrik dan air bersih; pemasangan 2 unit lift penumpang; instalasi 20 unit eskalator
Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang hadir langsung dalam rapat evaluasi itu, memberikan penekanan tegas.
“Ingat, tidak boleh molor. Saya minta selesai sebelum Oktober. Bangunan juga harus diuji coba dulu—apakah tetap sejuk meski tanpa AC,” tegasnya.
Pasar Pagi yang baru akan memiliki 7 lantai, tidak termasuk area parkir. Tersedia 2.588 unit kios yang bakal ditempati pedagang.
Untuk fasilitas parkir, area ini akan mampu menampung hingga 709 sepeda motor dan 105 mobil.
Andi Harun juga menegaskan, tak boleh ada permintaan tambahan dana dari APBD perubahan.
“Anggaran sudah disepakati. Semua item pekerjaan harus masuk dalam angka Rp148,5 miliar itu,” ujarnya.
Khusus untuk instalasi listrik, Wali Kota meminta agar setiap kios telah memiliki token sendiri sebelum peresmian.
“Tidak boleh ada satu kios pun yang belum punya aliran listrik. Jangan ada penyalahgunaan pemanfaatan kios. Jika ada sisa kios yang keluar, saya harus tahu,” tandasnya.
Andi juga memerintahkan Asisten II untuk kembali mendata pedagang yang berhak menempati kios.
Validasi juga diminta dilakukan untuk 183 unit kios pedagang emas, guna menghindari potensi sengketa atau salah sasaran penerima manfaat.
Dalam rapat itu, ia juga membuka opsi agar pemeliharaan gedung Pasar Pagi nantinya dilakukan oleh pihak ketiga. Alasannya, fasilitas gedung sudah bertaraf menengah ke atas.
“Tangga eskalator, lift, dan kebersihan tidak mungkin ditangani sendiri oleh dinas. Harus ada pihak yang profesional,” ujar Andi Harun.


















