• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kolom

Regresi Demokrasi dan Resentralisasi (3)

Oleh: Azyumardi Azra

Suriadi Said by Suriadi Said
23 Juli 2022 | 19:36
Reading Time: 3 mins read
0
Regresi Demokrasi dan Resentralisasi (3)

Azyumardi Azra

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

pranala.co – Regresi Demokrasi dan Resentralisasi (3), Ditulis oleh: Azyumardi Azra, Ketua Dewan Pers. Meminjam kerangka argumen sustainable democracy, dengan prihatin harus dinyatakan, masa depan demokrasi di banyak negara kini tak seindah yang pernah dibayangkan banyak kalangan. Sejumlah perkembangan menghadirkan keadaan tak kondusif bagi demokrasi.

Lihatlah, wabah Covid-19 yang masih merajalela sepanjang tahun ketiga pada 2022—belum bisa diprediksi entah sampai kapan. Meski jumlah orang terinfeksi dan wafat karena Covid-19 turun dan naik di berbagai negara dunia, jelas wabah ini masuh jauh daripada selesai.

PILIHAN REDAKSI

Ketua Dewan Pers: Perusahaan AI Wajib Bayar Royalti Karya Jurnalistik

Ketua Dewan Pers: Perusahaan AI Wajib Bayar Royalti Karya Jurnalistik

8 Februari 2026 | 18:25
PWI dan AJI Kompak Tolak Usulan IWAKUM soal Uji Materi UU Pers di MK

PWI dan AJI Kompak Tolak Usulan IWAKUM soal Uji Materi UU Pers di MK

22 Oktober 2025 | 21:09

Tidak ada pihak, termasuk badan kesehatan internasional dan nasional dapat memprediksi kapan pandemi Covid-19 menurun menjadi endemi. Wabah Covid-19 jelas mengancam dan membuat regresi demokrasi.

Wabah Covid-19 memberi peluang besar peningkatan otoritarianisme di banyak negara, termasuk Indonesia. Banyak pemerintah di negara demokrasi atas nama ‘perang’ melawan Covid-19 mengambil keputusan dengan mengabaikan prosedur demokrasi— termasuk Indonesia.

Banyak kebijakan tak hanya gagal menerapkan demokrasi prosedural, tapi juga melanggar demokrasi substantif dan HAM. Selain itu, atas nama melawan Covid-19, pemerintah juga tidak selalu menjalankan kepatutan dan fatsun dalam hubungan dengan rakyat.

Suara dan komplain rakyat memprotes kebijakan pemerintah terkait Covid-19, regresi demokrasi dan resentralisasi tampak sering tidak dipedulikan.

Mengambil langkah dan kebijakan yang cenderung jalan pintas non-demokratis, Pemerintah Indonesia kadang terlihat gagap menghadapi Covid-19 dan dampaknya seperti kemerosotan ekonomi, yang kini malah disertai kenaikan harga dan inflasi tidak terkendali.

Dengan sumber daya keuangan kian menipis, utang makin menggunung, pemerintah patut menghentikan pendekatan dan cara yang melanggar demokrasi; dan sebaliknya menggalang partisipasi warga untuk memperbaiki keadaan.

Jika ingin kembali pada demokrasi lebih genuine, pemerintah dapat juga menggalang kekuatan masyarakat sipil untuk membantu dalam memitigasi dampak wabah Covid-19.

Namun, pemerintah gagal berkomunikasi politik dengan masyarakat sipil, yang akhirnya terpaksa bergerak sendiri mengerahkan segenap daya, usaha, dan fasilitas untuk memitigasi pandemi Covid-19 dan dampaknya—berusaha keluar dari kesulitan ekonomi dan sosial.

Dengan kemampuan menggalang dana filantropis, masyarakat sipil membantu penanggulangan kemiskinan dan pengangguran yang meningkat akibat wabah korona.

Banyak ormas Islam dan lembaga filantropi masyarakat sipil dengan partisipasi warga berjasa membawa Indonesia ke peringkat pertama negara paling dermawan secara global pada 2019, 2020, dan 2022. Sayang sekali potensi mereka kurang diapresiasi pemerintah.

Sangat disayangkan, di Indonesia justru terjadi peningkatan oligarki despotik-nepotistik, yang melibatkan ketiga cabang pemerintahan (eksekutif, legislatif, yudikatif).

Beragam kebijakan politik menyangkut kehidupan publik hampir sepenuhnya ditentukan segelintir pejabat puncak pemerintah dan elite politik partai. Mereka biasa juga disebut ‘oligarki politik’, yang sering bersekongkol dengan oligarki bisnis.

Berbagai langkah, termasuk legislasi pemerintah dengan DPR, lebih menguntungkan oligarki bisnis dan oligarki politik daripada warga juga bangsa.

Pemerintah Indonesia yang berhasil membentuk koalisi besar dengan mayoritas mutlak parpol di parlemen, hampir sepenuhnya memproses dan menetapkan undang-undang dan pengangkatan penjabat kepala daerah, tanpa melibatkan DPRD serta masyarakat sipil.

Meski ada suara kritis dari kalangan publik dan masyarakat sipil terhadap regresi demokrasi dan resentralisasi, elite pemerintahan dan politik oligarkis-nepotistik tampak tidak peduli. Demokrasi tak bisa berkelanjutan jika pemerintah dan DPR tidak lapang dada mendengar suara kritis.

Atau kalaupun seolah mau mendengar, tapi disertai berbagai catatan yang ujung-ujungnya seolah tidak membenarkan kritik. Walhasil, kritik umumnya seperti batu jatuh ke lubuk—tenggelam tanpa bekas.

Padahal, masih adanya suara kritis dari masyarakat merupakan modal tersisa agar demokrasi bisa berkelanjutan. Mereka yang bersuara kritis berani menghadapi segala risiko; ada kalangan warga yang berusaha menghalangi kebebasan beraspirasi dan berekspresi yang kian menyempit.

Berbagai survei menemukan, banyak warga kian takut menyatakan pendapat secara terbuka, apalagi menyampaikan kritik. Keadaan ini memprihatinkan karena keberanian berpendapat dan mengkritik merupakan salah satu prasyarat utama bagi demokrasi bisa berkelanjutan.

Kembali menciptakan keadaan dan iklim kondusif bagi tumbuhnya demokrasi berkelanjutan, kini salah satu tantangan utama pemerintahan Presiden Jokowi-Wakil Presiden Ma’ruf Amin.

Dalam waktu tersisa tak terlalu lama sampai pelantikan presiden dan wakil presiden baru pada 20 Oktober 2024, kepemimpinan nasional ini patut mengerahkan segala daya membangun kembali demokrasi agar berkelanjutan. Ini kelak bisa menjadi legasi penting mereka dalam sejarah. **

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Source: Republika
Tags: Azyumardi AzraCatatanDemokrasiDewan Pers
Previous Post

Sempat Putus Sekolah, Ubah Bisnis Sampingan jadi Startup Senilai Rp1,57 Triliun

Next Post

Berau Perjuangkan Nasib Tenaga PTT dan Honorer

BACA JUGA

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara

24 Maret 2026 | 09:53
Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

22 Maret 2026 | 21:51
79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

6 Februari 2026 | 18:01
Pembina

Pembina

5 Februari 2026 | 19:53
DBH Kaltim Hanya Rp2,49 TriliunKang Dedy, Kamil, dan Lucky OPINI: Menyoal Menteri dari Kaltim

DBH Kaltim Hanya Rp2,49 Triliun

8 Oktober 2025 | 11:13
Gratispol Terancam “Kada Pol”

Gratispol Terancam “Kada Pol”

5 Oktober 2025 | 17:48
Next Post
Berau Perjuangkan Nasib Tenaga PTT dan Honorer

Berau Perjuangkan Nasib Tenaga PTT dan Honorer

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik Sekda Definitif Samarinda Tiga Kandidat Berebut Posisi Sekda Samarinda

Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda

1 April 2026 | 20:56
Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

1 April 2026 | 20:40
Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

1 April 2026 | 20:24
Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan Kutim Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Hasil Rakornas 2026, Pemkab Kutim Kaji Program Perumahan hingga Sawit

Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan

1 April 2026 | 20:15

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved