Bontang, PRANALA.CO – Ratusan calon jemaah haji (calhaj) reguler Bontang tahun 2025 mulai mengikuti manasik haji yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) Bontang. Tujuannya untuk mempersiapkan para jamaah agar dapat menjalankan ibadah haji dengan baik dan lancar.
Kegiatan ini berlangsung selama delapan hari, mulai 12 hingga 19 April 2025. Lokasinya di Masjid Nurul Hidayah, Jalan Pattimura Gang Atletik 20, Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara.
Hartono, Ketua Panitia Manasik Haji sekaligus Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Bontang Utara, menyampaikan bahwa materi yang diberikan kepada para calhaj terdiri dari teori dan praktik.
“Kami menyajikan berbagai topik, antara lain tentang hak dan kewajiban jemaah haji, adab dan akhlak selama berada di tanah suci, serta budaya Arab Saudi yang perlu diketahui para jamaah,” ujar Hartono, Sabtu (12/4/2025).
Lebih lanjut, Hartono menekankan pentingnya persiapan kesehatan untuk mendukung kelancaran ibadah haji. Selain materi tentang adab dan ibadah, para peserta juga diberikan informasi mengenai pencegahan penyakit. Serta tips menjaga kesehatan selama berada di Mekkah dan Madinah.
Hal ini merupakan kolaborasi antara Kemenag Bontang dan tenaga kesehatan (nakes) dari Dinas Kesehatan Bontang, yang turut berperan dalam memberikan bimbingan kepada para jamaah.
“Kami juga mengingatkan kepada peserta untuk menjaga kesehatan agar tidak mengalami gangguan fisik selama ibadah haji. Kesehatan yang prima akan memastikan kelancaran ibadah di Tanah Suci,” tambah Hartono.
Program manasik haji ini tidak hanya memberikan pemahaman tentang aspek spiritual, tetapi juga aspek praktis. Seperti persiapan penerbangan dan akomodasi selama di Tanah Suci.
Sebelum mengikuti manasik haji, para calhaj Bontang juga telah mengikuti tes kebugaran sebagai bagian dari prosedur persiapan. Tes kesehatan tambahan akan dilakukan beberapa hari menjelang keberangkatan. Berguna memastikan para jemaah dalam kondisi fisik yang optimal.
Manasik haji ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi calon jemaah haji dalam mempersiapkan diri secara menyeluruh. Selain memantapkan ibadah, para jemaah juga diharapkan dapat menjaga kesehatan dan menjaga adab selama di Mekkah dan Madinah. Dengan begitu, mereka dapat menjalani perjalanan ibadah dengan lancar dan memperoleh haji yang mabrur. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 2