Pranala.co, BONTANG – Banjir kembali merendam permukiman warga di Kelurahan Kanaan, Kota Bontang. Air menggenangi kawasan Jalan Ponktiku 2, RT 01.
Kondisi ini memicu perhatian serius Pemerintah Kota Bontang. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, langsung merespons.
Ia menegaskan akan memerintahkan dinas terkait meninjau proyek drainase di lokasi tersebut. Proyek itu seharusnya rampung tahun lalu.
“Sekarang sudah Januari. Itu berarti proyek tahun anggaran sebelumnya,” ujar Agus Haris, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, status proyek harus dipastikan. Apakah masih berjalan atau justru terhenti. “Kalau belum selesai, berarti kontraktor tidak menuntaskan kewajibannya,” tegasnya.
Selain keterlambatan, Agus juga menyoroti sistem pengalihan aliran air. Ia menilai pengaturan aliran sementara tidak berjalan optimal. Akibatnya, air justru meluap ke permukiman warga.
“Setiap perbaikan drainase pasti ada pengalihan aliran. Itu harus dihitung dengan matang agar tidak menimbulkan banjir baru,” katanya.
Dari sisi teknis, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Bontang memberikan penjelasan.
Kepala Bidang Sanitasi, Air Minum, dan Sumber Daya Air PUPRK Bontang, Edi Suprapto, mengakui proyek mengalami keterlambatan.
Drainase sepanjang kurang dari 200 meter itu ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025. Namun cuaca ekstrem menjadi kendala utama. Curah hujan tinggi sepanjang Desember membuat pekerjaan tidak bisa dikebut.
“Progres saat ini sekira 80 persen,” ujar Edi.
Ia menjelaskan, saat dilakukan penanggulan, air justru merembet ke permukiman. Kondisi tersebut memaksa pekerjaan dilakukan lebih hati-hati.
Kontraktor sebelumnya telah mendapat tambahan waktu pertama selama 15 hari. Kini, penyedia jasa kembali mengajukan permohonan perpanjangan selama 10 hari.
Atas keterlambatan itu, kontraktor dikenai sanksi denda. Nilainya Rp1,7 juta per hari. Total denda yang sudah berjalan mencapai Rp42,5 juta.
“Selama masa tambahan waktu, denda tetap diberlakukan,” pungkas Edi. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















