Pranala.co, BONTANG – Pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah di Kota Bontang resmi dimulai. Polres Bontang menggelar Operasi Ketupat 2026 dengan melibatkan ratusan personel gabungan untuk memastikan perjalanan masyarakat selama Hari Raya Idulfitri berlangsung aman dan lancar.
Sebanyak 441 personel diterjunkan dalam operasi yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Apel gelar pasukan digelar di halaman Mapolres Bontang, Kamis (12/3/2026). Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menjelaskan bahwa dari total personel yang terlibat, 319 anggota berasal dari Polres Bontang, sementara 122 lainnya dari unsur lintas instansi.
Personel gabungan ini terdiri dari TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, serta sejumlah instansi terkait yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan pelayanan masyarakat.
“Seluruh personel akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa mudik dan balik Lebaran,” ujar Widho.
Untuk mendukung pengamanan, aparat mendirikan lima pos pengamanan dan pelayanan di titik-titik strategis yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat selama libur Lebaran.
Dua di antaranya merupakan pos terpadu, yaitu di halaman Ramayana Bontang dan Pelabuhan Loktuan. Pos terpadu ini berfungsi sebagai pusat koordinasi berbagai instansi sekaligus tempat pelayanan masyarakat.
Selain itu, terdapat pos pengamanan di halaman Bontang City Mall, yang diperkirakan menjadi lokasi dengan mobilitas tinggi menjelang dan setelah Lebaran.
Dua pos pelayanan lainnya ditempatkan di Muara Badak dan Marangkayu, wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara yang menjadi jalur penghubung penting menuju Bontang.
Widho menyebutkan bahwa Operasi Ketupat tidak hanya fokus pada pengamanan lalu lintas. Pos-pos yang didirikan juga berfungsi sebagai pusat informasi, layanan kesehatan ringan, dan tempat beristirahat bagi pemudik.
Kehadiran pos tersebut diharapkan membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan, sekaligus mempercepat respons petugas jika terjadi gangguan keamanan, kecelakaan, atau kondisi darurat lainnya.
“Kami berharap arus mudik dan balik Lebaran di Bontang tahun ini dapat berlangsung tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat,” pungkas Kapolres. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















