Pranala.co, BONTANG – Pupuk Kaltim Golf Bontang (PGB) Open 2025 kembali hadir dengan kemeriahan yang lebih besar. Ajang tahunan ini bukan hanya tempat berkumpulnya para pegolf dari seluruh Kalimantan Timur, tetapi juga membawa misi sosial yang makin kuat.
Turnamen digelar untuk memperkuat pembinaan atlet muda, mendukung UMKM lokal, sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga di kawasan buffer zone.
Ketua Panitia, Levi Rachmadian Saputra, mengatakan sebanyak 250 peserta ikut meramaikan kompetisi tahun ini. Dari jumlah itu, terdapat 12 pegolf junior berusia 9–18 tahun.
Kehadiran peserta muda menjadi perhatian khusus. Panitia ingin mendorong lahirnya atlet profesional sejak dini sekaligus menjauhkan generasi muda dari pengaruh buruk, termasuk narkoba.
Lapangan semakin hidup dengan hadirnya pegolf profesional nasional sekaligus influencer, Benny Kasiadi. Para peserta bertanding dalam berbagai kategori, seperti Flight A, B, C, Ladies, hingga beberapa kategori spesial.
PGB Open 2025 tidak hanya soal kompetisi. Aksi sosial menjadi bagian penting dari penyelenggaraan.
Total donasi yang terkumpul mencapai Rp30.750.000 dari para peserta. Panitia juga menambah kontribusi sebesar Rp20 juta. Seluruh dana disalurkan untuk panti asuhan dan warga sekitar yang membutuhkan.
“Semoga turnamen ini membawa keberkahan bagi para golfer dan masyarakat penerima manfaat,” ujar Levi.
Direktur Manajemen Risiko PT Pupuk Kaltim, Teguh Ismartono, menyebut PGB Open 2025 sebagai rangkaian peringatan HUT ke-48 Pupuk Kaltim.
Menurutnya, golf adalah olahraga yang sarat nilai kejujuran, ketenangan, dan kedisiplinan. Nilai-nilai inilah yang ingin terus ditanamkan kepada para pegolf, baik pemula maupun profesional.
Teguh mengapresiasi keterlibatan UMKM dan digelarnya kelas junior yang menjadi wadah pembinaan atlet muda.
“Ini bukan hanya ajang kompetisi, tapi juga ruang silaturahmi, peluang kolaborasi, serta pendorong ekonomi,” ujarnya.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, juga hadir dalam acara tersebut. Ia menilai tingginya animo peserta menunjukkan bahwa olahraga golf di Kaltim terus berkembang.
“Setiap turnamen selalu diikuti ratusan pemain. Ini bukti golf berkembang pesat dan berpotensi melahirkan atlet berprestasi di tingkat nasional hingga internasional,” kata Seno.
Ia memuji kualitas lapangan golf Bontang yang dianggap sebagai salah satu yang terbaik di Kaltim. Seno bahkan membuka peluang bagi Pemprov Kaltim untuk menggelar turnamen serupa di lokasi yang sama.
“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Semoga tahun depan bisa digelar lebih meriah,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















