BONTANG, Pranala.co – Upaya penataan pasar tradisional terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang. Salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah rencana pelebaran area pasar basah di Pasar Taman Citra Mas, Kelurahan Loktuan.
Rencana tersebut mencuat saat Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pasar, Selasa (17/3/2026). Kunjungan ini sekaligus menjadi bagian dari evaluasi lapangan terkait penataan ulang kawasan pasar agar lebih luas, tertata, dan bersih.
Dalam peninjauan tersebut, Neni mengakui kondisi pasar saat ini sudah mengalami perbaikan dibandingkan sebelumnya. Sejumlah fasilitas tambahan, terutama di area pasar ikan dan pasar basah, dinilai mulai memberikan dampak positif bagi pedagang maupun pengunjung.
“Sekarang sudah lebih baik, pedagang juga mulai merasa nyaman. Tidak seperti dulu yang sering mengeluh,” ujarnya.
Meski demikian, ia menilai masih terdapat sejumlah titik yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah area belakang pasar yang dinilai sempit dan kurang tertata, sehingga berpotensi menimbulkan kesan kumuh.
Untuk itu, Pemerintah Kota Bontang merencanakan pelebaran area di bagian belakang pasar. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pedagang sekaligus memperbaiki aspek kebersihan lingkungan.
“Kalau memungkinkan, tembok pembatas di belakang petak pedagang akan dibuka dan diperlebar agar terlihat lebih rapi dan tidak terkesan kotor,” jelasnya.
Namun, Neni menegaskan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap kajian teknis. Pemerintah akan terlebih dahulu melakukan evaluasi menyeluruh sebelum menentukan waktu pelaksanaan.
“Tim teknis akan melakukan evaluasi terlebih dahulu. Kemungkinan belum bisa direalisasikan tahun ini, bisa jadi tahun depan,” tambahnya.
Penataan pasar menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik. Dengan perbaikan yang berkelanjutan, diharapkan pasar tradisional di Bontang dapat menjadi ruang ekonomi yang lebih nyaman, bersih, dan layak bagi masyarakat. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















