Pranala.co, BALIKPAPAN — Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mulai mempersiapkan pengamanan arus mudik dan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan apel gelar pasukan yang digelar di BSCC Dome Balikpapan, Kamis (12/3/2026).
Apel tersebut menjadi bagian dari kesiapsiagaan pengamanan yang dengan melibatkan ribuan personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait.
Kapolda Kaltim, Irjen Pol Endar Priantoro, mengatakan apel gelar pasukan ini untuk memastikan seluruh personel dan perlengkapan pengamanan siap menghadapi perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 hijriah. “Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia,” ujar Endar.
Menurutnya, apel tersebut juga menjadi sarana untuk melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel, sarana, dan perlengkapan yang akan digunakan dalam pengamanan perayaan Idulfitri.
“Tujuan dari apel ini adalah untuk melakukan kesiapan dan pengecekan terhadap personel, sarana, serta perlengkapan lainnya dalam rangka mendukung kegiatan pengamanan perayaan Hari Raya Idulfitri 2026,” jelasnya.
Operasi Ketupat Mahakam 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Selama periode itu, kepolisian akan mengedepankan strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) untuk memastikan situasi tetap kondusif selama masa mudik dan perayaan Idulfitri.
Endar menyebut, untuk wilayah Kaltim, operasi ini melibatkan 1.975 personel yang terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta berbagai stakeholder terkait. “Jadi kekuatan ini tidak hanya dari kepolisian, kita juga dibantu oleh TNI, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait,” jelasnya.
Selain itu, kata dia, pihaknya juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan untuk mendukung kelancaran operasi. Tercatat sebanyak 52 pos pengamanan, 22 pos pelayanan, serta 14 pos terpadu akan didirikan di berbagai titik strategis.
Adapun sasaran objek pengamanan dalam operasi ini mencapai 2.211 lokasi, yang meliputi berbagai fasilitas publik seperti pelabuhan, bandara, kawasan wisata, serta objek vital lainnya yang diperkirakan akan mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama masa libur Lebaran.
Dalam kesempatan itu, Endar juga mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar tetap memperhatikan aspek keamanan, baik untuk diri sendiri maupun rumah yang ditinggalkan.
“Tentunya pada kesempatan ini saya mengajak masyarakat yang akan melakukan perayaan Idulfitri agar tetap memperhatikan aspek pengamanan, baik pribadi maupun rumah yang ditinggal selama perjalanan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian bersama TNI dan pemerintah daerah siap membantu masyarakat dalam menjaga keamanan selama perayaan Idulfitri.
“Kalau ada kebutuhan berkaitan dengan pengamanan, kami dari kepolisian, pemerintah daerah, dan TNI siap membantu dalam rangka pengamanan kegiatan perayaan Hari Raya Idulfitri ini,” tuturnya.
Melalui Operasi Ketupat Mahakam 2026 ini, Polda Kaltim berharap seluruh rangkaian arus mudik hingga perayaan Idulfitri di wilayah Kalimantan Timur dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















