BONTANG, Pranala.co – Warga RT 14 Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat, dikejutkan oleh kobaran api yang membubung tinggi dari sebuah rumah di Jalan Balikpapan, Sabtu (17/5/2025).
Si jago merah melalap habis bangunan milik seorang warga sekira pukul 11.00 WITA. Dalam waktu singkat, rumah beserta seluruh isinya ludes terbakar.
Menurut informasi yang dihimpun dari kepolisian, api pertama kali muncul dari dapur. Saat itu, ipar dari pemilik rumah tengah memasak telur menggunakan kompor gas. Namun, karena anak balitanya menangis, ia meninggalkan dapur sebentar.
Tak disangka, waktu yang singkat itu cukup bagi api untuk merambat ke sekat ruangan yang berbahan dasar plywood—bahan yang sangat mudah terbakar. Di sekitar dapur, juga terdapat beberapa tabung gas LPG 3 kg yang memperparah situasi.
“Kompor dibiarkan menyala, hingga akhirnya api membesar dan melahap seluruh ruangan,” ungkap Kapolsek Bontang Barat, Iptu Hadi Esmoyo.
Mendengar teriakan warga dan melihat asap mengepul, personel gabungan dari Reskrim, Intelkam, dan Polsek Bontang Barat langsung menuju lokasi kejadian. Satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemkot Bontang pun diterjunkan untuk memadamkan api.
Tak hanya itu, petugas dari PLN juga dikerahkan guna mengamankan aliran listrik di sekitar titik api, menghindari risiko korsleting dan bahaya lainnya.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian ditaksir mencapai Rp300 juta. Rumah berikut isinya, termasuk dokumen penting dan perabotan, tak bisa diselamatkan.
Kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran. Namun, Iptu Hadi menegaskan bahwa kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh warga.
“Kami imbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di dapur, apalagi menggunakan kompor gas. Jangan pernah meninggalkan api dalam kondisi menyala tanpa pengawasan,” tegasnya. [IR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















