BALIKPAPAN – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan terjadinya pasang laut setinggi 2,8 hingga 2,9 meter di sejumlah wilayah pesisir Kalimantan Timur (Kaltim) pada hari pertama Lebaran, 31 Maret 2025. Masyarakat yang bermukim di kawasan pesisir diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak yang bisa ditimbulkan.
Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Diyan Novrida, mengatakan pasang laut tertinggi di Kaltim diperkirakan terjadi pada pukul 24.00 hingga 01.00 WITA di sejumlah kawasan pesisir.
“Kawasan pesisir yang diperkirakan mengalami pasang air laut antara lain Kota Balikpapan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kabupaten Berau. Kami mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di wilayah pesisir, untuk tetap waspada terhadap potensi banjir rob dan dampak lainnya,” ujar Diyan dalam keterangan resminya, Senin (24/3/2025).
BMKG menegaskan bahwa pasang laut berpotensi menyebabkan banjir rob yang dapat merendam pemukiman di pesisir. Selain itu, aktivitas ekonomi seperti bongkar muat di pelabuhan, budidaya tambak, serta kegiatan masyarakat di sekitar pantai juga bisa terganggu.
“Pasang laut ini juga berisiko terhadap tambak udang, ikan, dan kepiting yang dikelola warga. Arus laut yang meningkat dapat menyebabkan kerugian besar jika budi daya tersebut terdampak,” jelas Diyan.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kombinasi pasang laut dan hujan berintensitas tinggi dapat memperparah kondisi di kawasan pesisir. “Jika terjadi hujan lebat, maka air yang seharusnya mengalir ke laut akan tertahan dan berpotensi memicu banjir di permukiman warga,” tambahnya.
Wilayah Paling Terdampak di Kaltim
BMKG merinci beberapa wilayah di Kaltim yang diprediksi mengalami pasang laut tertinggi, di antaranya:
- Perairan Balikpapan dan Sekitarnya
- Pasang tertinggi: 2,8 meter pada 30 dan 31 Maret, pukul 24.00 – 01.00 WITA
- Wilayah terdampak: Samboja, Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser
- Muara Sungai Mahakam (Pulau Nubi) dan Sekitarnya
- Pasang tertinggi: 2,8 meter pada 31 Maret, pukul 07.00 WITA
- Surut terendah: 0,2 meter pada 30 dan 31 Maret, pukul 01.00; 13.00 dan 14.00 WITA
- Muara Sungai Berau
- Pasang tertinggi: 2,9 meter pada 31 Maret, pukul 09.00 WITA
- Surut terendah: 0,0 meter pada 30 dan 31 Maret, pukul 15.00 dan 16.00 WITA
Diyan meminta seluruh pihak, terutama di daerah pesisir, untuk memantau perkembangan informasi cuaca dan pasang surut melalui kanal resmi BMKG. Masyarakat juga diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat akibat pasang laut.
“Informasi ini penting untuk disebarluaskan agar masyarakat bisa mengambil langkah antisipasi, terutama di daerah yang berpotensi terdampak paling parah,” pungkasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















