Pranala.co, BONTANG – Jumlah penghuni Lapas Kelas IIA Bontang terus membengkak. Kapasitas ideal hanya 347 orang, tapi kenyataannya setelah mutasi, masih dihuni lebih dari 1.800 warga binaan.
Angka itu menjadikan Lapas Bontang sebagai salah satu yang terpadat di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Utara.
Guna mengurangi tekanan dan menjaga keamanan, sebanyak 50 narapidana dipindahkan pada Jumat (13/6/2025). Rinciannya: 37 orang ke Lapas Balikpapan dan 13 orang ke Lapas Tenggarong.
Pemindahan ini merupakan bagian dari Program Akselerasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan di bawah kepemimpinan Agus Andrianto.
Kepala Lapas Bontang, Suranto, menjelaskan bahwa proses mutasi dilakukan dengan seleksi ketat. Tim lapas menilai berbagai aspek, mulai dari tingkat risiko, lama masa hukuman, hingga kebutuhan pembinaan masing-masing narapidana.
“Tujuan utamanya agar pembinaan lebih terarah dan sesuai kebutuhan warga binaan,” ujar Suranto.
Pemindahan dilakukan dengan pengamanan ekstra. Dimulai dengan apel pengarahan, dilanjutkan pemeriksaan kesehatan, cek administrasi, lalu dikawal ketat oleh petugas lapas dan aparat kepolisian.
Semua proses berjalan aman dan lancar.
Persoalan kelebihan kapasitas bukan hanya terjadi di Bontang. Data Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) 2025 mencatat, kapasitas ideal seluruh lapas dan rutan di Indonesia hanya 145.829 orang. Tapi kenyataannya, jumlah penghuni mencapai 274.317 orang.
Itu artinya, tingkat hunian sudah mencapai 188 persen, atau hampir dua kali lipat dari daya tampung normal.
Menghadapi kondisi ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan terus bergerak cepat. Berbagai program digenjot: asimilasi, integrasi, pemberian remisi, dan kini termasuk mutasi antar-lapas seperti yang dilakukan di Bontang.
Tujuannya satu: menciptakan kondisi lapas yang lebih aman, manusiawi, dan kondusif bagi proses pembinaan.
“Kami tetap berkomitmen memberikan layanan pembinaan yang layak, meskipun dengan segala keterbatasan,” tutup Suranto.
[DIAS/RIL]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















