BONTANG, Pranala.co — Seorang lanjut usia (lansia) terlantar berhasil dievakuasi dari wilayah RT 20, Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) usai ditemukan dalam kondisi membutuhkan penanganan.
Evakuasi dilakukan langsung Lurah Gunung Telihan, M Cholid Hanafi bersama tim dari Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (DSPM), didukung Bhabinkamtibmas, Babinsa, Tim Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) kelurahan, serta masyarakat setempat.
Lansia tersebut diketahui bernama Saing. Ia ditemukan saat tim kelurahan melakukan kegiatan monitoring keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan tersebut.
Berdasarkan penelusuran awal, Saing masih memiliki keluarga di wilayah Kota Bontang dan Kutai Timur (Kutim). Namun, keterbatasan ekonomi diduga menjadi salah satu faktor yang membuatnya belum mendapatkan perlindungan dan perawatan yang layak.
Melihat kondisi tersebut, tim gabungan segera mengambil langkah cepat. Saing dievakuasi ke Rumah Singgah Parikesit untuk mendapatkan tempat istirahat yang lebih aman sekaligus penanganan yang memadai.
Petugas juga menemukan bahwa lansia tersebut membawa obat-obatan untuk penyakit hipertensi dan diabetes, sehingga membutuhkan perhatian khusus dalam perawatan kesehatannya.
Lurah Gunung Telihan, M Cholid Hanafi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan cepat tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam memastikan warga yang membutuhkan dapat segera tertangani.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan Tim DSPM dan seluruh unsur yang terlibat sehingga lansia terlantar di RT 20 dapat segera ditangani. Selanjutnya, kami akan berkomunikasi dengan pihak keluarga untuk mencari solusi terbaik bagi keberlanjutan perawatan yang bersangkutan,” ujar Lurah.
Pihaknya juga berencana melakukan koordinasi lanjutan dengan keluarga dan instansi terkait guna memastikan perlindungan sosial bagi lansia tersebut dapat berkelanjutan.
Upaya ini lanjtu Lurah Cholid menjadi bagian dari komitmen Pemkot Bontang dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan. Langkah ini juga sejalan dengan program sosial “Tengok Tetangga” yang mendorong kepedulian terhadap sesama di lingkungan masyarakat. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















