Pranala.co, SANGATTA – Kepolisian Resor Kutai Timur (Kutim) menutup tahun 2025 dengan catatan positif. Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat terjaga. Angka kriminalitas pun menunjukkan tren menurun.
Capaian itu disampaikan Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, dalam konferensi pers akhir tahun di Markas Polres Kutim. Ia memaparkan data kamtibmas sepanjang 2025 yang dinilai relatif aman, terkendali, dan kondusif.
Jumlah tindak pidana tercatat sebanyak 622 kasus. Angka itu turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 626 kasus.
Dari total kasus tersebut, sebanyak 548 perkara berhasil diselesaikan. Tingkat penyelesaian perkara mencapai 88 persen. Capaian ini menjadi indikator meningkatnya efektivitas dan kecepatan respons kepolisian.
“Ini hasil kerja keras seluruh personel, serta dukungan masyarakat,” ujar AKBP Fauzan.
Selain kriminalitas umum, Polres Kutai Timur juga menaruh perhatian serius pada pemberantasan judi online. Sepanjang 2025, dua kasus judi daring berhasil diungkap. Seluruh perkara tersebut tuntas dengan tingkat penyelesaian 100 persen.
Sementara itu, kasus perlindungan perempuan dan anak masih menjadi perhatian khusus. Meski demikian, jumlah laporan mengalami penurunan. Dari 35 kasus pada 2024, turun menjadi 32 kasus pada 2025.
“Kami sangat prihatin, terutama jika melibatkan anak-anak. Namun kami berkomitmen menangani setiap kasus PPA secara profesional, berkeadilan, dan humanis,” tegasnya.
Penurunan juga terjadi pada kasus narkotika. Sepanjang 2025, jumlah perkara narkoba menurun sekitar 10 persen. Dari 287 kasus pada 2024, menjadi 256 kasus pada 2025.
Jumlah tersangka ikut berkurang. Dari sebelumnya 342 orang, turun menjadi 309 orang. Barang bukti sabu yang berhasil diamankan juga menurun signifikan, hingga 64 persen. Dari 6,8 kilogram pada 2024, menjadi 2,4 kilogram di tahun ini.
Meski mencatat berbagai capaian positif, Polres Kutai Timur menegaskan tidak akan berpuas diri. Upaya pencegahan dan edukasi akan terus diperkuat. Penegakan hukum pun tetap dilakukan secara tegas dan berkeadilan.
“Kami akan terus bersinergi dengan masyarakat. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” pungkas AKBP Fauzan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















