Pranala.co, BONTANG – Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Bontang kini mendapat angin segar. Baru sebulan terbentuk, koperasi ini sudah disiapkan untuk menerima bantuan modal usaha dengan plafon hingga Rp3 miliar.
Menariknya, bantuan ini bukan berasal dari kas Pemkot, melainkan melalui skema pinjaman kerja sama dengan Bank Kaltimtara—bank milik pemerintah daerah.
“Bank Kaltimtara itu kan aset Pemda. Kita kerja sama dengan mereka untuk bantu koperasi lewat pembiayaan modal usaha,” kata Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, usai membuka pelatihan pengurus dan pengawas KKMP di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota, Kamis (24/7/2025).
Pinjaman Bertahap, Bukan Hibah
Agus menegaskan bahwa bantuan ini bukanlah hibah. Dana akan disalurkan secara bertahap dan bersifat pinjaman usaha. Misalnya, koperasi bisa mengajukan Rp500 juta terlebih dulu.
Jika penggunaan dana terbukti tepat sasaran dan produktif, maka koperasi bisa kembali mengajukan pencairan hingga batas maksimal Rp3 miliar.
“Uang ini dikelola, bukan dikasih. Harus bisa gerakkan ekonomi minimal di tingkat kelurahan,” jelasnya.
Agar program berjalan efektif dan akuntabel, Pemkot juga tengah menyusun inkubator bisnis melalui Dinas Perindagkop. Setiap koperasi akan didampingi oleh tenaga ahli independen, minimal selama enam bulan.
“Pendampingnya bukan sembarang orang. Harus yang paham betul soal koperasi,” tambah Agus.
Sebagai informasi, Bontang menjadi kota pertama di Indonesia yang telah menyelesaikan 100 persen legalitas badan hukum untuk koperasi Merah Putih.
Sebanyak 15 KKMP resmi dikukuhkan pada Rabu malam, 11 Juni 2025 lalu Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni, didampingi Ikatan Notaris Indonesia Cabang Bontang.
Proses pendirian koperasi ini diawali dengan rapat koordinasi lintas OPD, musyawarah tingkat kecamatan dan kelurahan, hingga penerbitan 15 Surat Keputusan Menteri Hukum RI tentang pengesahan badan hukum koperasi pada 30 Mei 2025.
Dengan suntikan dana dan pendampingan profesional, KKMP ditarget menjadi motor penggerak ekonomi lokal di tiap kelurahan.
“Kita ingin koperasi ini jadi pilar kemandirian ekonomi warga. Kita bantu, kita kawal, dan kita evaluasi secara rutin,” tutup Agus.



















Saya ingin mengajukan pinjaman utk usaha ternak saya mohon bantuan ya