• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, April 6, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kolom

Kefasihan dari Diam

Suriadi Said by Suriadi Said
31 Mei 2022 | 20:07
Reading Time: 1 min read
0
Pandemi Covid-19 Menguji Kualitas Pemimpin

Pimpinan Redaksi Pranala, Suriadi Said.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter
Ditulis Oleh: Suriadi Said, Pemimpin Redaksi Pranala.co

MUNGKIN kita memang perlu mempelajari gramatikanya kebisuan. Mungkin sesuatu yang tengah terjadi bila kata-kata berhenti dan keadaan berdiam diri tiba-tiba menengahi suatu dialog.

Pada saat itu kita mungkin lengah atau tak peduli untuk menangkap maknanya. Atau kita cukup peka.

PILIHAN REDAKSI

Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Pak Gub, Ingat Unmul Dong!

3 April 2026 | 14:36
Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara

24 Maret 2026 | 09:53

Komunikasi memang tidak selamanya terjadi hanya karena dua mulut menerocos bersahut-sahutan.

Ada sesuatu yang disebut oleh Ivan Illich sebagai “the eloquency of silence”. Yakni, kefasihan dari diam. “Kata-kata dan kalimat terdiri atas diam yang lebih bermakna daripada bunyi,”, tulisnya dalam Celebration of Awareness.

Sedikit pemikir yang bisa melukiskan pengertian seperti itu dengan jelas, lebih jelas daripada Illich.

Baginya, Bahasa adalah ibarat seutas tali kebisuan; bunyi hanya menjadi simpul-simpulnya. Bahasa adalah ibarat sebuah roda: yang menjadi pusat adalah kata-kata yang terucapkan – tapi yang membentuk roda adalah justru ruang-ruang kosong di antara itu.

“Pause-pause yang penuh arti, antara bunyi dan ucapan,” kata Illich pula, menjadi titik-titik bercahaya dalam sebuah ruang hampa yang menakjubkan: bagaikan electron dalam atom. Seperti planet-planet dalam sistem tata surya”. Sayangnya, tak selamanya kita berhasil mengangguk kepada diam.

Bahkan, kita mencoba menggantikan bahasa dengan cara-cara lebih riuh. Misalnya, kegemaran kita pada pengeras suara. Kita bukan saja telah tidak acuh kepada diam dan kebisuan. Kita bahkan telah tidak begitu yakin bahwa kata-kata bisa bergerak sendiri dengan lirih.

Sebenarnya, bila kata-kata adalah bagian dari keberdiam-dirian, yang terdengar bukanlah “ajaran” atau “kuliah”.

Sebagai bagian dari kebisuan, kata-kata merupakan bagian dari proses batin. Dengan demikian, mereka merupakan bagian dari seluruh sejarah kepribadian kita.

Kata-kata itu tak cuma menempel di bibir kita, dan karenanya tak kita harapkan akan bisa begitu saja menempel pada diri orang-orang lain. Sebab mereka adalah bagian integral dari laku. Ya, manusia memang bukanlah karet. **

Tags: KefasihanOpiniredaksi
Previous Post

Mului, Pemburu-Peramu yang Tergerus Zaman di Hutan Kalimantan Timur

Next Post

Kecelakaan di Balikpapan, Nenek Sri Tewas usai Tabrak Pot dan Pagar

BACA JUGA

Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Pak Gub, Ingat Unmul Dong!

3 April 2026 | 14:36
Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara

24 Maret 2026 | 09:53
Pak Gub, Ingat Unmul Dong! Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

22 Maret 2026 | 21:51
79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

6 Februari 2026 | 18:01
Pembina

Pembina

5 Februari 2026 | 19:53
DBH Kaltim Hanya Rp2,49 TriliunKang Dedy, Kamil, dan Lucky OPINI: Menyoal Menteri dari Kaltim

DBH Kaltim Hanya Rp2,49 Triliun

8 Oktober 2025 | 11:13
Next Post

Kecelakaan di Balikpapan, Nenek Sri Tewas usai Tabrak Pot dan Pagar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

4 April 2026 | 16:33
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14

Terbaru

Bupati Kutim Jamin Seleksi Kepala Dinas Bebas Intervensi Politik

Bupati Kutim Jamin Seleksi Kepala Dinas Bebas Intervensi Politik

6 April 2026 | 11:13
Harga Plastik di Bontang Meroket hingga 40 Persen, Dampak Konflik Timur Tengah

Harga Plastik di Bontang Meroket hingga 40 Persen, Dampak Konflik Timur Tengah

6 April 2026 | 09:05
Akibat Efisiensi, Bontang Kirim Atlet Potensial Medali di Porprov VIII Kaltim Cabor Judo Bontang Bidik Empat Medali di Porprov

Akibat Efisiensi, Bontang Kirim Atlet Potensial Medali di Porprov VIII Kaltim

6 April 2026 | 08:11
Kecelakaan Tunggal di Bontang, Remaja 18 Tahun Meninggal Dunia

Kecelakaan Tunggal di Bontang, Remaja 18 Tahun Meninggal Dunia

6 April 2026 | 07:59

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved