Bontang, PRANALA.CO – Saat sebagian besar warga masih terlelap, jalan WR Soepratman di Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, Kaltim justru mencatat sebuah kejadian yang mengejutkan, Minggu (20/4/2025) pukul 04.30 WITA.
Sebuah Toyota Kijang Innova bernomor polisi KT 1841 QD, melaju dari arah Simpang Manakarra menuju Simpang Masjid Al Hijrah. Mobil itu—yang mestinya menyentuh aspal dengan mulus—berakhir menghantam median jalan. Tak cukup sampai di situ, laju kendaraan juga menyeretnya menabrak tiang lampu penerangan jalan.
Sebuah tabrakan tunggal yang keras. Tapi tidak memakan korban jiwa. Hanya satu orang di dalam mobil. Pengemudi, pria muda berusia 23 tahun, berinisial RI. Selamat. Luka ringan. Tapi syok, tentu saja. Kejadiannya tepat di depan Klinik Aini Rasyifa.
Polisi menduga ia kehilangan fokus. “Pengemudi kurang konsentrasi,” kata Aiptu Kusman, Kanit Lantas Polres Bontang. “Belum kami mintai keterangan secara resmi,” tambah dia.
Mobilnya, bagian depan ringsek. Lampu pecah. Kap mesin menganga. Tapi syukurlah, masih bisa diseret ke pinggir. Tidak terbakar. Tidak mengakibatkan kendaraan lain celaka. Jalanan pun masih sepi waktu itu.
Namun tetap saja ini jadi peringatan. Kecelakaan tunggal seperti ini, meski tak memakan korban, tetap menorehkan catatan hitam. Kota Bontang sudah beberapa kali mencatat peristiwa serupa dalam beberapa bulan terakhir.
Dan mungkin kita semua pernah mengalaminya—berkendara saat pikiran sedang tidak utuh. Lelah. Kantuk. Galau. Lengah. Maka, imbauan polisi bukan basa-basi. “Fokus saat mengemudi itu penting. Keselamatan harus jadi prioritas,” kata Aiptu Kusman. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















Comments 1