Pranala.co, BALIKPAPAN — Api melahap sebuah toko sembako yang berdampingan dengan bengkel tambal ban di kawasan Strat III, Jalan Indrakila RT 24, Kelurahan Gunung Samarinda, Balikpapan Utara. Kebakaran hebat itu terjadi Kamis (18/12/2025) malam. Satu orang perempuan meninggal dunia.
Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 22.10 Wita. Api dengan cepat membesar. Warga sekitar panik. Upaya penyelamatan sempat dilakukan, namun korban diduga tidak sempat keluar dari bangunan.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengatakan laporan pertama diterima petugas sekitar pukul 22.25 Wita. Tim langsung bergerak ke lokasi.
“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju tempat kejadian perkara,” ujar Usman.
Informasi awal yang diterima BPBD menyebutkan objek yang terbakar adalah bangunan sekolah. Namun, setelah petugas tiba di lokasi, diketahui api justru menghanguskan sebuah rumah yang difungsikan sebagai toko sembako, serta satu bengkel di sampingnya.
“Di lapangan ternyata yang terbakar adalah satu rumah dan satu bengkel, bukan sekolah,” jelasnya.
Dalam proses pemadaman, petugas menemukan satu korban jiwa. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam bangunan dan segera dievakuasi ke rumah sakit.
“Data sementara, satu orang meninggal dunia dan sudah dibawa ke rumah sakit,” kata Usman.
Identitas korban masih dalam pendataan. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban merupakan seorang perempuan dewasa.
“Dilihat dari postur tubuhnya, korban adalah orang dewasa. Kondisinya terbakar,” ujarnya.
BPBD Balikpapan mengerahkan kekuatan penuh untuk menjinakkan api. Enam sektor pemadam diturunkan, dengan total sekitar 10 unit armada. Proses pemadaman juga dibantu unsur TNI dan Polri.
Pemadaman berlangsung cukup lama. Kawasan tersebut dikenal padat penduduk. Selain itu, terdapat bahan-bahan mudah terbakar di sekitar lokasi.
“Pemadaman hampir satu setengah jam. Lokasinya padat dan banyak material berisiko, termasuk gas,” tutur Usman.
Hingga proses pendinginan dilakukan, BPBD memastikan tidak ada tambahan korban jiwa. Petugas masih melakukan pendataan lanjutan dan pengamanan area.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Gunung Samarinda, Bripka Fauzan Nugroho, membenarkan adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. Ia menyebut korban berjenis kelamin perempuan dan telah dievakuasi ke rumah sakit.
“Benar, satu korban jiwa perempuan sudah kami evakuasi,” katanya.
Fauzan menambahkan, kepolisian akan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran. Fokus penyelidikan meliputi kronologi kejadian dan sumber awal api.
“Kami akan mendalami bagaimana awal kejadian dan dari mana api berasal, bersama tim dari Polsek Balikpapan Utara,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa bangunan yang terbakar merupakan toko sembako yang menjual bahan bakar minyak secara eceran.
“Bangunan tersebut adalah toko sembako dan menjual bensin eceran. Tidak ada penjualan gas,” pungkasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















