Pranala.co, BALIKPAPAN — Razia gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan bersama TNI dan Polri di kawasan Gunung Bugis, Balikpapan Barat, kembali membongkar aktivitas penyalahgunaan narkoba di wilayah yang dikenal sebagai salah satu titik rawan peredaran sabu di Balikpapan.
Dalam operasi yang digelar pada Jumat (7/11/2025), petugas mengamankan 15 orang di lokasi. Seluruhnya langsung menjalani tes urine di tempat.
“Ada 15 orang yang kita amankan, dan langsung kita lakukan tes urine,” ujar Kepala BNN Kota Balikpapan, Kombes Pol Bonifasio Rio Rahadianto.
Namun tidak semua dari mereka terbukti menggunakan narkoba. Dari pemeriksaan, terdapat beberapa orang dinyatakan negatif, salah satunya karena hanya ikut menemani temannya membeli sabu di Gunung Bugis.
Lanjut, hasil tes urine menunjukkan 11 orang positif menggunakan narkoba, sementara sisanya dinyatakan negatif.
Boni menegaskan bahwa seluruh warga yang terbukti positif akan mendapatkan pendampingan dan kesempatan untuk pulih melalui program rehabilitasi.
Sementara itu, saat razia gabungan ini, pihaknya, juga menemukan beberapa paket sabu yang tercecer di jalan. Sebab, mereka sempat lari saat petugas datang.
Namun, kata dia, bagi mereka yang sudah menjalani tes urine dan dinyatakan positif akan ditindak lanjuti. “Jadi yang positif menggunakan narkoba akan kami assessment dan dilakukan rehabilitasi,” jelas Boni.
Razia ini merupakan bagian dari operasi serentak di seluruh Indonesia yang menyasar 44 Kampung Narkoba. Di Balikpapan, operasi difokuskan di kawasan Gunung Bugis, yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai salah satu pusat peredaran sabu terbesar di kota ini. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















