Pranala.co, BERAU – Menjelang musim libur Lebaran, pengelola destinasi wisata di Kabupaten Berau diingatkan untuk mempersiapkan berbagai aspek pelayanan bagi wisatawan. Selain fasilitas atau amenitas wisata, peran kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dinilai sangat penting dalam menjaga kualitas pelayanan dan kenyamanan pengunjung.
Wakil Anggota Komisi II DPRD Berau, Arman, mengatakan Pokdarwis harus bersiap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan yang diperkirakan meningkat selama masa libur Idulfitri.
Menurutnya, sebagai bagian dari pengelola destinasi bersama pemerintah kampung, Pokdarwis memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pengelolaan wisata, termasuk memastikan penerapan prinsip Sapta Pesona di setiap destinasi.
“Paling minimal destinasi wisata kita tidak terlihat jorok di mata pengunjung,” ujar Arman.
Ia menilai kebersihan dan kenyamanan lingkungan menjadi faktor utama yang akan memengaruhi kesan wisatawan terhadap suatu destinasi. Oleh karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah kampung, dan Pokdarwis perlu diperkuat.
Arman juga mendorong pemerintah daerah untuk lebih aktif membangun komunikasi dengan para pengelola wisata. Hal ini penting untuk memastikan setiap Pokdarwis memiliki standar operasional yang jelas dalam menjaga penerapan Sapta Pesona di kawasan wisata.
“Koordinasi harus dibangun agar pengelolaan wisata berjalan lebih terarah,” katanya.
Menurutnya, sejumlah destinasi wisata pesisir di Berau berpotensi mengalami lonjakan pengunjung selama libur Lebaran. Beberapa di antaranya berada di kawasan Kepulauan Derawan, Biduk-Biduk, serta sejumlah objek wisata pesisir lainnya yang selama ini menjadi tujuan favorit wisatawan.
Karena itu, Arman menilai koordinasi antara Pokdarwis, pemerintah kampung, dan instansi terkait perlu dilakukan sejak dini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lapangan, terutama ketika jumlah wisatawan meningkat.
“Khususnya saat jumlah wisatawan meningkat, koordinasi harus lebih intens agar pelayanan tetap berjalan baik,” ujarnya.
Selain aspek pelayanan dan kebersihan, Arman juga mengingatkan pentingnya memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan pengunjung, terutama di kawasan wisata pantai dan laut yang memiliki potensi risiko lebih besar.
“Keamanan dan keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan sampai karena membludaknya wisatawan justru menimbulkan masalah baru di lapangan,” tegasnya.
Ia berharap dengan persiapan yang matang, momentum libur Lebaran dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sekitar destinasi wisata.
“Kalau dikelola dengan baik, lonjakan wisatawan ini tentu akan berdampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat,” pungkasnya. (ADS/DPRD BERAU)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















