Pranala.co, SANGATTA — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Kutai Timur bukan sekadar seremoni. Bagi Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agusriansyah Ridwan, momentum ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi kebijakan publik dan menata arah pembangunan daerah ke depan.
“Ini saat yang tepat untuk mengevaluasi hasil pembangunan dan menyiapkan langkah masa depan Kutai Timur,” ujarnya kepada awak media di Sangatta, Senin (13/10/2025).
Agusriansyah menyoroti pentingnya pemerataan pembangunan antar wilayah, terutama antara pusat kota dan kecamatan pedalaman serta pesisir. Ia menilai, dengan luas wilayah dan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki, Kutai Timur seharusnya bisa tumbuh lebih merata.
“Pembangunan jangan hanya terpusat di kawasan perkotaan seperti Sangatta. Warga di kecamatan terpencil juga harus merasakan hasil pembangunan,” tegasnya.
Menurutnya, prioritas pembangunan perlu difokuskan pada infrastruktur dasar, seperti jalan penghubung antarwilayah, jembatan, sarana pendidikan, dan fasilitas kesehatan di daerah pelosok. Selain itu, pengembangan desa mandiri dan inovatif juga harus menjadi perhatian agar daerah mampu tumbuh dari bawah.
Anggota Komisi IV DPRD Kaltim ini juga menyoroti pelayanan publik dan kesejahteraan sosial sebagai kunci utama kemajuan Kutai Timur di usia ke-26.
Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan dasar dan rumah sakit daerah perlu diperkuat agar masyarakat di seluruh kecamatan mendapatkan akses yang setara.
Tak hanya itu, Agusriansyah juga mendorong Pemkab Kutim untuk memperluas akses air bersih, listrik, dan jaringan internet hingga ke pelosok.
“Di usia sekarang, Kutai Timur harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memperkuat standar pelayanan minimal (SPM),” katanya.
Lebih jauh, politisi asal Kutim itu menilai bahwa daerah ini kini berada di titik penting untuk bertransformasi menjadi wilayah yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing.
Ia menekankan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga konsistensi kebijakan dan menuntaskan program prioritas yang menyentuh langsung masyarakat.
“Peran pemerintah sangat ditunggu. Kutai Timur punya potensi besar, tinggal bagaimana kita mengelola dan memanfaatkannya untuk kesejahteraan rakyat,” tandasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















