BONTANG, Pranala.co — Kabar melegakan datang dari keluarga Saharuddin, nelayan asal Bontang yang sebelumnya dilaporkan hilang selama sepekan di perairan Muara Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia akhirnya ditemukan kondisi selamat dan telah kembali ke rumah, Kamis (2/4/2026) sekira pukul 11.30 Wita.
Meski selamat, kondisi Saharuddin dilaporkan lemah sehingga harus segera mendapatkan perawatan medis. Pihak keluarga membenarkan kepulangannya tersebut.
“Iya, sudah pulang. Tapi kondisinya lemas, langsung dibawa ke rumah sakit,” ujar Bia, adik ipar korban, saat dihubungi pranala.co.
Berdasarkan keterangan keluarga, Saharuddin berhasil bertahan hidup di tengah laut dengan memperbaiki sendiri kerusakan pada kapalnya. As kapal yang sempat patah diperbaiki secara darurat agar tetap bisa digunakan.
“Dia pulang sendiri. As kapal sempat patah, tapi diperbaiki dengan diikat supaya tetap bisa jalan, walaupun pelan,” jelas Bia.
Karena kondisi fisiknya yang masih lemah, keluarga belum dapat memastikan secara rinci bagaimana Saharuddin bertahan selama berada di laut.
Sebelumnya, Saharuddin dilaporkan hilang kontak sejak Jumat (27/3/2026), setelah berangkat melaut Senin (23/3/2026) dari Pelabuhan Berbas Pantai. Ia menggunakan kapal pemancing bernama Nur Hikmah dengan tujuan menuju area perairan Muara Berau, sekitar 60 mil laut dari daratan.
Diduga, kapal yang ditumpanginya mengalami kerusakan mesin sehingga membuatnya terombang-ambing di tengah laut.
Selama proses pencarian, BPBD Kota Bontang bersama tim SAR gabungan terus melakukan koordinasi lintas wilayah.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bontang, Ismail Abdullah, sebelumnya menjelaskan bahwa arah hanyutan kapal sangat dipengaruhi kondisi angin dan arus laut.
“Dalam situasi kapal mati mesin, arah angin dan arus sangat menentukan ke mana kapal akan bergerak,” ujarnya.
Tim SAR bahkan sempat memperluas area pencarian hingga Selat Makassar dan mengalihkan fokus ke perairan Balikpapan berdasarkan analisis pergerakan arus laut. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















