KENDAL Tornado FC menunjukkan performa solid saat menaklukkan Persiba Balikpapan dengan skor meyakinkan 3-0 dalam lanjutan pekan ke-24 Grup B Liga Championship 2025/2026 di Stadion Sriwedari, Minggu (13/4/2026) malam.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan tiga poin. Lebih dari itu, hasil tersebut mempertegas kontras performa kedua tim di penghujung musim.
Tambahan tiga poin membuat Kendal Tornado FC semakin kukuh di papan atas dengan koleksi 44 poin dari 24 pertandingan.
Sebaliknya, Persiba Balikpapan kian terpuruk. Tim berjuluk Beruang Madu itu baru mengoleksi 17 poin dan semakin dekat dengan ancaman degradasi. Dengan hanya tiga laga tersisa, ruang untuk bangkit semakin sempit.
Sejak awal laga, Kendal tampil dominan. Tekanan demi tekanan dilancarkan ke pertahanan Persiba, meski sempat menemui kebuntuan.
Persiba mencoba bertahan rapat sambil mengandalkan serangan balik. Namun strategi itu hanya bertahan hingga menit akhir babak pertama.
Pada menit ke-45, Patrick Cruz memecah kebuntuan. Gol tersebut menjadi momentum penting bagi tuan rumah. Gol di momen krusial itu mengubah ritme pertandingan.
Masuk babak kedua, Kendal Tornado FC tampil lebih lepas dan agresif. Hasilnya terlihat cepat. Pada menit ke-52, Muhammad Ragil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah memanfaatkan peluang di depan gawang.
Persiba mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Namun lini belakang Kendal tampil disiplin dan sulit ditembus.
Alih-alih memperkecil ketertinggalan, Persiba justru kembali kebobolan. Patrick Cruz mencetak gol keduanya pada menit ke-71, sekaligus memastikan kemenangan 3-0 untuk Kendal.
Kunci kemenangan Kendal terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. Setiap peluang yang tercipta mampu dimaksimalkan dengan baik. Sebaliknya, Persiba kesulitan mengonversi peluang menjadi gol.
Hasil ini membawa implikasi besar bagi kedua tim. Di papan atas, Kendal Tornado FC menjaga momentum untuk bersaing menuju fase berikutnya.
Di papan bawah, tekanan semakin berat bagi Persiba Balikpapan. Mereka tak hanya bersaing di grup, tetapi juga harus menghadapi skema lintas grup untuk menentukan nasib di akhir musim. [DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















