Pranala.co, SAMARINDA — Hujan yang sempat mengguyur halaman Balai Kota Samarinda Senin pagi (6/10) tak menyurutkan semangat ratusan pegawai yang berdiri berbaris rapi. Hari itu menjadi momen bersejarah bagi 635 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) resmi diangkat penuh waktu oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk Formasi Tahun Anggaran 2024 tahap II.
Prosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) pengangkatan berlangsung khidmat. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Samarinda, Hero Mardanus Satyawan, turun langsung menyerahkan SK kepada perwakilan pegawai di hadapan ratusan peserta dan orang tua mereka yang turut hadir dengan wajah haru.
Dalam laporannya, Sekretaris BKPSDM Samarinda, Siami Misnam, menyampaikan rincian formasi pengangkatan PPPK tahun ini.
“Dari total 635 orang, formasi guru menempati jumlah terbanyak yakni 588 orang, disusul tenaga kesehatan 41 orang, dan formasi teknis 6 orang,” ungkapnya.
Siami juga menambahkan bahwa seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan berbasis merit system sesuai regulasi dari pemerintah pusat.
Sekda Hero Mardanus dalam sambutannya menegaskan bahwa pengangkatan tahap II ini merupakan bentuk keadilan bagi tenaga non-ASN yang telah lama mengabdi di lingkungan Pemkot Samarinda.
“Mereka adalah pegawai yang tidak terdata di BKN, tetapi telah mengabdi lebih dari dua tahun dan mengisi formasi kosong dari seleksi PPPK tahap I,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya memenuhi kebutuhan pegawai di sektor pendidikan dan kesehatan, tetapi juga menjadi bentuk penghargaan terhadap dedikasi mereka.
“Ini bukti nyata bahwa pengabdian tidak pernah sia-sia. Kami ingin memberi ruang bagi mereka yang telah lama berkontribusi untuk kota ini,” tutur Hero.
Dalam kesempatan itu, Hero menyampaikan pesan tegas kepada seluruh PPPK yang baru diangkat agar menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme.
“Anda kini bagian dari ASN yang bertugas melayani masyarakat. Lakukan dengan hati, jaga kepercayaan publik, dan terus berinovasi,” pesannya.
Ia juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap era digital. Pemkot Samarinda, kata dia, tengah gencar menjalankan reformasi birokrasi berbasis teknologi informasi. Karena itu, ia berharap para pegawai baru mampu berkontribusi aktif dalam percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.
“Gunakan teknologi untuk mempercepat pelayanan publik. ASN yang melek digital adalah kunci birokrasi modern,” tegasnya.
Di akhir acara, Sekda juga memberikan apresiasi kepada BKPSDM Kota Samarinda dan seluruh tim seleksi yang telah menyukseskan proses pengangkatan PPPK tahap II.
Ia menyebut, keberhasilan ini menjadi bagian penting dari komitmen Pemkot dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pelayanan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















