Pranala.co, PANGKEP — Suasana Gedung Sekretariat DPD II Partai Golkar Pangkep, Senin (20/10/2025), terasa berbeda. Puluhan pelajar dan mahasiswa memenuhi ruangan, bukan untuk kampanye politik, melainkan untuk belajar tentang makna demokrasi.
Kegiatan bertajuk Pendidikan Politik bagi Generasi Muda ini digelar oleh DPD II Partai Golkar Kabupaten Pangkep sebagai bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar.
Acara ini menghadirkan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pangkep, Sakinah Fitrianti, sebagai narasumber utama. Ia mengulas satu topik penting: Peran Pers dalam Menjaga Demokrasi.
Dalam paparannya, Sakinah Fitrianti menegaskan bahwa media memiliki tanggung jawab besar terhadap tumbuhnya demokrasi yang sehat.
Menurutnya, informasi yang akurat dan berimbang menjadi fondasi agar masyarakat bisa mengambil keputusan politik secara cerdas.
“Pers bukan hanya pilar keempat demokrasi, tetapi juga cermin dari kematangan politik masyarakat. Jika medianya sehat, maka demokrasi pun ikut sehat,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga mengingatkan bahwa kebebasan pers harus dijaga bersama, karena media yang independen berperan penting dalam mengawal transparansi pemerintahan dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan.
Sementara itu, Ketua DPD II Partai Golkar Pangkep Andi Ilham Zainuddin mengatakan, kegiatan pendidikan politik ini merupakan bentuk komitmen partainya untuk mencerdaskan kehidupan berbangsa, khususnya di kalangan muda.
Menurutnya, pemuda perlu dibekali pengetahuan tentang politik agar tidak mudah terprovokasi oleh isu yang menyesatkan.
“Pendidikan politik ini penting agar generasi muda memahami nilai-nilai demokrasi, berpikir kritis, dan berpartisipasi secara bijak dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Ilham menambahkan, Partai Golkar ingin menumbuhkan budaya politik yang santun dan berbasis nilai.
“Golkar ingin hadir bukan hanya sebagai partai politik, tapi sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan,” tambahnya.
Kegiatan pendidikan politik ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-61 Partai Golkar. Selain diisi dengan diskusi dan pemaparan materi, acara juga dirangkai dengan sesi tanya jawab interaktif antara pelajar dan narasumber.
Antusiasme peserta terlihat tinggi. Banyak dari mereka mengajukan pertanyaan seputar peran media sosial dalam demokrasi, hingga etika jurnalisme di era digital.
Bagi Golkar Pangkep, kegiatan ini bukan sekadar seremoni ulang tahun partai, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat literasi politik masyarakat.
Dengan adanya kegiatan ini, Golkar berharap generasi muda Pangkep semakin peka terhadap isu kebangsaan dan tidak apatis terhadap politik.
Sebab, menurut Ilham, politik bukan hanya soal kekuasaan, melainkan tentang tanggung jawab dan partisipasi dalam membangun masa depan bangsa.
“Anak muda harus terlibat aktif dalam demokrasi. Bukan untuk ikut berpolitik praktis, tapi untuk memahami dan mengawal arah bangsa ini,” tutup Ilham. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















