Pranala.co, BONTANG — Penantian panjang itu akhirnya berujung kepastian. Enam jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bontang segera terisi. Badan Kepegawaian Negara (BKN) resmi memberi persetujuan. Pelantikan dijadwalkan berlangsung Senin (5/1/2026).
Kabar ini disampaikan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni. Ia mengumumkannya usai menghadiri peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama Kota Bontang, Sabtu (3/1/2026).
“Persetujuan dari BKN sudah keluar. Insyaallah, Senin nanti enam kepala OPD akan dilantik,” ujar Neni.
Menurut Neni, seluruh kandidat yang masuk tiga besar hasil seleksi terbuka adalah aparatur sipil negara dengan kapasitas mumpuni. Rekam jejaknya jelas. Prestasinya ada. Namun, hanya satu nama yang bisa dipilih untuk setiap jabatan.
“Semuanya bagus dan berprestasi. Tapi organisasi butuh satu yang paling tepat. Yang terpilih adalah yang saat ini paling dibutuhkan,” katanya.
Pelantikan ini dinilai mendesak. Selama beberapa waktu terakhir, sejumlah organisasi perangkat daerah masih dipimpin pelaksana tugas. Kondisi itu, kata Neni, membuat ruang pengambilan keputusan strategis menjadi terbatas.
“Saya tidak ingin terlalu lama. Kalau masih Plt, banyak kebijakan tidak bisa maksimal. Kita ingin semuanya definitif supaya persoalan di OPD bisa cepat diselesaikan,” tegasnya.
Berkas nama pejabat terpilih sebenarnya sudah dikirim ke BKN sejak akhir Desember 2025. Begitu rekomendasi resmi diterbitkan, Pemkot Bontang langsung menyiapkan agenda pelantikan.
Di sisi lain, Neni juga menyampaikan pesan kepada para peserta seleksi yang belum terpilih. Ia meminta mereka tetap profesional dan menjaga semangat pengabdian.
“Ini bagian dari pembinaan karier. Yang belum terpilih jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman dan terus tingkatkan kompetensi,” ucapnya.
Seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama ini digelar sejak November hingga Desember 2025. Prosesnya dilakukan terbuka dan kompetitif. Tahapannya berlapis.
Peserta melewati seleksi administrasi, penulisan dan presentasi makalah, hingga wawancara mendalam. Semua dirancang untuk menguji kemampuan manajerial, teknis, serta integritas calon pejabat.
Hasilnya mengerucut pada tiga besar kandidat terbaik untuk enam jabatan strategis. Penetapan tersebut mengacu pada Surat Rekomendasi BKN Nomor 31754/R-AK.02.03/SD/F/2025 tertanggal 10 Desember 2025.
Enam jabatan yang akan diisi meliputi Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan; Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah; Kepala Badan Pendapatan Daerah; Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika; serta Kepala Dinas Perhubungan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















