
Pranala.co, KUTIM – Langkah nyata mendukung ketahanan pangan dan ekonomi lokal datang dari Desa Teluk Pandan, Kabupaten Kutai Timur. Sebuah destinasi baru bertajuk Wisata Sawah resmi diluncurkan, Rabu (4/6), dan langsung mendapat sambutan hangat dari berbagai pihak.
Peresmian dilakukan Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman. Acara berlangsung meriah dan dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan PT Indominco Mandiri dan PT Pama Persada Nusantara, serta ratusan warga setempat.
Turut hadir pula dua anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Aras dan Arfan, yang menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan potensi lokal di sektor pertanian dan pariwisata.
“Kami datang sebagai bentuk dukungan legislatif. Ini bukan hanya tempat wisata, tapi bagian dari strategi penguatan ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat,” ujar Agus Aras.
Menurutnya, Wisata Sawah Teluk Pandan bisa menjadi percontohan pembangunan desa berbasis sumber daya alam. Terlebih, letaknya sangat strategis—sebagai gerbang masuk Kabupaten Kutim.
“Dengan konsep agrowisata seperti ini, masyarakat tak hanya bisa mandiri dalam pangan. Mereka juga bisa menikmati manfaat ekonomi langsung dari kunjungan wisata,” tambahnya.
Ia menekankan pentingnya keberlanjutan program. Bukan hanya membangun destinasi, tapi juga memastikan manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang.
DPRD Kaltim sendiri, kata Agus, berkomitmen terus mendorong kebijakan yang pro terhadap pengembangan ekonomi lokal. Terutama di bidang pertanian dan pariwisata yang saling mendukung.
Wisata Sawah ini diharapkan tak hanya menjadi ikon baru Kutim. Lebih dari itu, menjadi pemantik semangat desa-desa lain untuk memaksimalkan potensi lokal yang dimiliki.
Dengan konsep integratif, Desa Teluk Pandan kini bukan hanya menyuguhkan hamparan sawah yang memanjakan mata. Tapi juga membuka peluang lapangan kerja, usaha mikro, hingga pendidikan pertanian berbasis wisata.
“Kutim makin mantap menuju arah pembangunan yang berpihak pada rakyat dan alamnya sendiri,” pungkas Agus. [RE/ADS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















