Pranala.co, SAMARINDA – DPRD Kaltim alias Kalimantan Timur menggelar Rapat Paripurna ke-17 dengan sejumlah agenda penting di Ruang Rapat Utama Gedung B, Rabu (11/6/2025).
Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Imanuel. Ia didampingi dua wakil ketua lainnya, Ananda Emira Moeis dan Yenni Eviliana. Dari pihak eksekutif, hadir Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni sebagai perwakilan Gubernur, serta Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati Usman.
Agenda utama rapat yaitu penyampaian tanggapan Gubernur Kaltim atas pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
Selain itu, rapat juga menetapkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pembahas RPJMD serta penyampaian rekomendasi Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2024.
Rapat sempat diskors selama 10 menit untuk menetapkan susunan Pansus RPJMD. Hasilnya, DPRD sepakat menunjuk Syarifatul Sya’diah sebagai Ketua dan Sigit Wibowo sebagai Wakil Ketua Pansus.
Ekti Imanuel berharap, pembahasan RPJMD dilakukan dengan kajian mendalam, mencakup aspek sosial, ekonomi, hingga lingkungan.
“RPJMD ini adalah arah kebijakan jangka menengah yang menjadi dasar pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim,” tegas Ekti.
Sementara itu, Agus Suwandy, mewakili Pansus pembahas LKPJ Gubernur 2024, menyampaikan bahwa arah pembangunan tahun lalu mencakup: 4 tujuan utama pembangunan; 11 sasaran pembangunan; dan 55 program prioritas. Dengan total 92 indikator kinerja
Agus menegaskan, tahun 2025 adalah tahun transisi pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Karena itu, perencanaan dan kebijakan strategis harus lebih adaptif dan terarah.
Agenda rapat juga membahas kamus usulan pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kaltim dalam RKPD tahun 2025.
Setelah diskors selama 10 menit, disepakati: Ketua Pansus: Muhammad Samsun dan Wakil Ketua: Arfan
Sekdaprov Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan anggota dewan atas kemitraan yang terjalin selama ini.
Ia berharap rekomendasi dari Pansus LKPJ dapat menjadi bahan penyempurnaan penyelenggaraan pemerintahan.
“Masukan dari DPRD sangat penting untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan arah kebijakan pembangunan ke depan,” ujar Sri Wahyuni membacakan sambutan Gubernur.
Ia juga memastikan bahwa seluruh rekomendasi akan ditindaklanjuti dan menjadi bahan evaluasi dalam LKPJ Gubernur tahun berikutnya. [ADS/DIAS]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















