• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Dari 160 jadi 25 Program, DPRD Kaltim Khawatir Aspirasi Warga Terabaikan

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Maret 2026 | 14:13
Reading Time: 2 mins read
0
Dari 160 jadi 25 Program, DPRD Kaltim Khawatir Aspirasi Warga Terabaikan

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim, Muhammad Samsun.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA — Rencana pemerintah daerah untuk mengurangi jumlah program usulan masyarakat dalam perencanaan pembangunan tahun 2027 menuai perhatian dari kalangan legislatif. Kebijakan tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi ruang aspirasi masyarakat dalam proses pembangunan daerah.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, menilai daftar program yang diusulkan legislatif merupakan kumpulan aspirasi warga yang dihimpun langsung saat anggota dewan turun ke masyarakat.

PILIHAN REDAKSI

Kredit Jumbo Rp820 Miliar untuk Kukar: DPRD Kaltim Mengendus Risiko di Balik Skema Pembiayaan Daerah Ananda Emira Moeis: Perlu Keterlibatan Sekolah dan Orangtua untuk Cegah Perundungan

Kredit Jumbo Rp820 Miliar untuk Kukar: DPRD Kaltim Mengendus Risiko di Balik Skema Pembiayaan Daerah

14 April 2026 | 12:51
DPRD Kaltim Waspadai Kredit Jumbo ke Kukar, Ini yang Dikhawatirkan

DPRD Kaltim Waspadai Kredit Jumbo ke Kukar, Ini yang Dikhawatirkan

14 April 2026 | 12:06

Menurutnya, usulan tersebut tidak muncul dari kepentingan pribadi anggota DPRD, melainkan berasal dari kebutuhan riil masyarakat di berbagai daerah.

“Kamus usulan aspirasi itu tidak muncul dengan sendirinya atau bersumber dari kemauan dewan. Itu merupakan intisari dari aspirasi masyarakat yang kami peroleh saat pelaksanaan reses,” ujar Samsun.

Kekhawatiran muncul setelah beredar rencana pemangkasan jumlah program yang diusulkan legislatif. Dari sekitar 160 program yang diajukan, jumlah tersebut diperkirakan akan berkurang drastis menjadi sekitar 25 program dalam dokumen perencanaan pembangunan.

Menurut Samsun, langkah tersebut berpotensi mengurangi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan di daerahnya.

Ia mengingatkan bahwa dalam sistem demokrasi, rakyat merupakan pemegang kedaulatan tertinggi. Oleh karena itu, pemerintah daerah dan DPRD memiliki tanggung jawab untuk menjalankan amanat masyarakat.

“Falsafah demokrasi harus dipahami dengan benar. Rakyat adalah pemegang kedaulatan, sedangkan gubernur dan DPRD adalah penerima mandat dari rakyat. Ketika rakyat menyampaikan kebutuhan, maka kita harus berupaya mewujudkannya,” katanya.

Samsun juga menyoroti potensi dampak dari pengurangan program tersebut, terutama terhadap pembangunan fasilitas umum di tingkat desa.

Menurutnya, banyak permintaan masyarakat, seperti pembangunan atau perbaikan jalan lingkungan, yang selama ini dapat direalisasikan melalui skema bantuan keuangan provinsi.

Ia menjelaskan bahwa sejumlah daerah kabupaten dan kota memiliki keterbatasan anggaran sehingga bergantung pada dukungan dari pemerintah provinsi.

“Misalnya warga meminta pembangunan jalan desa. Usulan tersebut biasanya direalisasikan melalui bantuan keuangan provinsi karena keterbatasan anggaran di tingkat daerah,” jelasnya.

Hingga kini, pembahasan mengenai jumlah program yang akan dimasukkan dalam dokumen perencanaan pembangunan masih berlangsung dan belum mencapai kesepakatan antara pihak pemerintah provinsi dan DPRD.

Samsun berharap keterbatasan anggaran tidak dijadikan alasan untuk mempersempit ruang aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

Ia menekankan pentingnya komitmen pemerintah untuk tetap menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan.

“Jika anggaran terbatas, itu persoalan teknis yang bisa dicari solusinya. Namun jangan sampai hak masyarakat untuk menyampaikan usulan pembangunan justru diabaikan,” pungkasnya. (TIA)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DPRD Kaltim
Previous Post

Diduga Korsleting Listrik, Tiga Rumah dan Belasan Kios di Pangkep Dilalap Api

Next Post

Gerakan Pangan Murah Bontang Diserbu, Cabai Dijual Rp80 Ribu per Kg

BACA JUGA

3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

18 April 2026 | 19:23
Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

18 April 2026 | 19:14
Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

18 April 2026 | 18:50
Ribuan BPJS Warga Bontang Terancam, Pemkot Siapkan Skema Patungan dengan Perusahaan

Ribuan BPJS Warga Bontang Terancam, Pemkot Siapkan Skema Patungan dengan Perusahaan

18 April 2026 | 18:26
Alasan Dilibatkannya TNI, Polri, dan Kadin di Program MBG Kapolres Bontang Cicipi Menu MBG, Siap Salurkan ke 1.030 Siswa 13 April

Alasan Dilibatkannya TNI, Polri, dan Kadin di Program MBG

18 April 2026 | 14:04
Rp1,7 Miliar Digelontorkan, Toilet 10 SD di Bontang akan Diperbaiki

Rp1,7 Miliar Digelontorkan, Toilet 10 SD di Bontang akan Diperbaiki

18 April 2026 | 10:38
Next Post
Gerakan Pangan Murah Bontang Diserbu, Cabai Dijual Rp80 Ribu per Kg (1)

Gerakan Pangan Murah Bontang Diserbu, Cabai Dijual Rp80 Ribu per Kg

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

15 April 2026 | 14:25
127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS Seragam dan Sepatu Gratis untuk Pelajar Bontang Siap Dibagikan

127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS

13 April 2026 | 14:34
Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta

10 April 2026 | 09:27
Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Dua Pengendara Tewas

Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, 3 Pengendara Tewas

13 April 2026 | 20:09
Kaltim Perluas Sekolah Berstandar Internasional, Empat SMA Disiapkan Jadi “Sekolah Garuda” SMAN 10 Samarinda Ditunjuk jadi Sekolah Garuda, Apa Saja Keunggulannya?

Kaltim Perluas Sekolah Berstandar Internasional, Empat SMA Disiapkan Jadi “Sekolah Garuda”

11 April 2026 | 21:55

Terbaru

Harga BBM Non Subsidi di Kaltim Naik 18 April, Dexlite Tembus Rp24 Ribu BBM Naik, ASN Kaltim Diajak Beralih ke Energi Surya Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

Harga BBM Non Subsidi di Kaltim Naik 18 April, Dexlite Tembus Rp24 Ribu

18 April 2026 | 19:44
3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

18 April 2026 | 19:23
Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

18 April 2026 | 19:14
Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

18 April 2026 | 18:50
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved