Pranala.co, BALIKPAPAN — Menjelang arus mudik Hari Raya Idulfitri 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan mulai memperkuat pengawasan lalu lintas di berbagai titik strategis. Tujuh posko pemantauan disiagakan, didukung puluhan personel serta ratusan kamera pengawas untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat di penghujung Ramadan, agar arus lalu lintas tetap aman dan lancar.
Kepala Dishub Balikpapan Muhammad Fadli Pathurrahman mengatakan pihaknya telah menyiapkan personel sekaligus armada operasional untuk mendukung pengamanan arus mudik.
“Kami mempersiapkan personel sekaligus armada yang ada di Dinas Perhubungan. Di antaranya delapan unit mobil patroli, skylift, serta mobil derek,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).
Selain armada tersebut, kata Fadli, Dishub juga menyiagakan personel teknis yang akan bertugas langsung di lapangan. Dengan dukungan itu, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan lancar.
“Harapan kami, pelaksanaan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan aman dan lancar, tentunya dengan dukungan personel yang telah disiagakan,” tambahnya.
Lanjut, untuk memperkuat pengawasan, Dishub Balikpapan juga menambah jumlah posko pemantauan menjadi tujuh titik. Posko-posko tersebut berada di kawasan MT Haryono, Mako Brimob, Dishub, Kilometer 13, Patimura, Parkiran Kelandasan, dan Balikpapan Permai.
Dari seluruh posko ini, sebut Fadli, titik di kawasan MT Haryono akan dijadikan pusat koordinasi pemantauan arus lalu lintas. Posko tersebut akan bersinergi dengan posko yang dibentuk oleh Satlantas Polresta Balikpapan dan Polda Kalimantan Timur.
“Posko di MT Haryono menjadi sentral kami dan akan bersinergi dengan posko dari Satlantas Polresta Balikpapan serta Polda Kaltim,” jelas Fadli.
Di samping itu, pengamanan arus mudik juga melibatkan berbagai unsur lainnya, termasuk Satpol PP. Kolaborasi lintas instansi ini dilakukan untuk memastikan pengawasan selama periode mudik hingga libur Lebaran yang cukup panjang.
Menurutnya, tidak hanya mengandalkan personel di lapangan, Dishub juga memaksimalkan pemantauan berbasis teknologi. Sebanyak 167 kamera pengawas disiapkan untuk memantau berbagai aktivitas lalu lintas, termasuk potensi pelanggaran.
“Kami menyiapkan sedikitnya 167 kamera pengawas untuk memantau berbagai pergerakan, baik pelanggaran lalu lintas maupun aktivitas lainnya,” kata Fadli.
Selain itu, terdapat enam unit kamera khusus yang mampu mendeteksi parkir liar, terutama di kawasan padat kendaraan atau yang rawan terjadi kemacetan.
Lebih lanjut, selama masa arus mudik, Dishub Balikpapan juga akan terus berkoordinasi dengan Polresta Balikpapan untuk melakukan pengamanan, pengendalian, hingga pengecekan jika terjadi gangguan lalu lintas.
Fadli juga mengungkapkan untuk secara keseluruhan, sekitar 70 personel Dishub disiagakan dan akan berkolaborasi dengan Satpol PP serta Satlantas untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di berbagai titik strategis kota.
Dia juga mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Kami mengimbau warga Kota Balikpapan agar melaksanakan mudik dengan aman dan tertib. Perhatikan kondisi fisik saat berkendara, jangan memaksakan diri jika mengantuk, patuhi rambu lalu lintas, dan jangan parkir sembarangan,” pesannya.
Fadli berharap seluruh persiapan yang dilakukan Dishub Balikpapan dapat mendukung kelancaran aktivitas masyarakat yang diperkirakan meningkat menjelang akhir bulan suci Ramadan 2026. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















