Pranala.co, SAMARINDA – Kepercayaan yang dikhianati berujung proses hukum. Polsek Samarinda Seberang berhasil mengungkap kasus penggelapan sepeda motor yang kemudian berlanjut pada tindak pidana penadahan.
Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua orang terduga pelaku. Satu unit sepeda motor turut disita sebagai barang bukti.
Peristiwa bermula Kamis (11/12/2025) sore. Lokasinya di Jalan H. Jahra, Kelurahan Sungai Keledang, Kecamatan Samarinda Seberang. Saat itu, korban mempercayakan sepeda motor miliknya kepada seorang pria untuk dibawa ke bengkel.
Namun motor tersebut tak pernah kembali. Terduga pelaku sulit dihubungi. Waktu terus berjalan. Korban merasa dirugikan dan akhirnya melapor ke Polsek Samarinda Seberang.
Laporan itu langsung ditindaklanjuti. Unit Opsnal bergerak melakukan penyelidikan. Jejak pelaku ditelusuri. Informasi dikumpulkan.
Hasilnya terlihat beberapa hari kemudian. Rabu (17/12/2025) sekitar pukul 18.00 WITA, polisi mengamankan seorang pria berinisial NS (32) di kawasan Jalan Cipto Mangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru.
Dari pemeriksaan awal, NS mengakui perbuatannya. Sepeda motor korban tidak dibawa ke bengkel. Kendaraan tersebut justru digelapkan.
Pengakuan itu membuka fakta lain. Motor tersebut telah digadaikan kepada pria lain berinisial RW (21). Polisi kembali bergerak cepat.
Sekira satu jam kemudian, RW berhasil diamankan di Kelurahan Sungai Keledang. Bersamanya, polisi menyita satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah yang diduga kuat merupakan milik korban.
Kapolsek Samarinda Seberang, AKP A. Baihaki, menegaskan pengungkapan kasus ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
“Setiap laporan masyarakat kami tindak lanjuti secara profesional dan bertanggung jawab. Ini bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kami,” ujarnya.
Saat ini, kedua terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Samarinda Seberang. Proses penyidikan terus berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam memberikan kepercayaan. Kejahatan sering bermula dari kelengahan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















