Pranala.co, PANGKEP – Warga Pulau Samatellu Borong, Desa Mattirowalie, Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara, Pangkep digegerkan dengan perkelahian berdarah antar nelayan, Minggu pagi (27/7/2025).
Seorang pria berinisial B (50) ditemukan tewas bersimbah darah. Ia diduga tewas setelah berkelahi dengan S (24), yang tak lain adalah keluarganya sendiri.
Perkelahian itu terjadi di jalan setapak menuju dermaga perahu nelayan.
Kapolsek Liukang Tupabbiring, Iptu Nyoman Suartana, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut pertikaian diawali adu mulut, yang kemudian memanas hingga berujung pada saling serang menggunakan senjata tajam.
“Korban meninggal di lokasi dengan luka parah. Sementara pelaku S mengalami luka tusuk di bagian pinggang dan luka di kepala,” jelas Iptu Nyoman.
Pelaku kini menjalani perawatan intensif di RSUD Batara Siang Pangkep dalam pengawasan polisi.
Lebih lanjut, polisi mengungkap bahwa korban dan pelaku masih memiliki hubungan keluarga dekat.
“Korban adalah sepupu satu kali dari ibu pelaku,” tambahnya.
Menurut keterangan saksi, sehari sebelum kejadian korban sempat mengejar pelaku dan temannya sambil membawa kayu. Diduga, insiden itu membuat pelaku merasa terancam hingga bentrokan tak terhindarkan keesokan paginya.
Jenazah korban telah dipulangkan ke rumah duka di Pulau Salebbo.
Sementara itu, tim identifikasi dari Polres Pangkep telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga tengah mendalami motif utama pertikaian tersebut.
Kasus ini masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian memastikan proses hukum akan berjalan sesuai aturan yang berlaku. (ir)















