Bontang, PRANALA.CO – Suasana haru menyelimuti Pelabuhan Lok Tuan, Kota Bontang, Kaltim, Rabu pagi (23/4/2025). Setelah seorang bayi berusia 8 bulan dinyatakan meninggal dunia di atas kapal KM. EGON. Peristiwa tersebut pertama kali dilaporkan petugas PT Pelni ke Pos Polairud sekira pukul 07.45 Wita.
Nur Syaqila, bayi perempuan asal Berau, diketahui menghembuskan napas terakhirnya saat kapal tengah bersandar. Menurut keterangan dari Kasat Polairud Polres Bontang, AKP Fahrudi, bayi tersebut sempat dibawa ke poliklinik kapal oleh sang ayah setelah terlihat tidak menunjukkan tanda-tanda gerak.
“Pemeriksaan langsung dilakukan petugas medis kapal. Sayangnya, korban sudah tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan — tidak ada detak jantung, napas, maupun respons cahaya di mata,” ujar AKP Fahrudi.
Tim medis kapal KM. EGON berusaha menyelamatkan sang bayi dengan melakukan tindakan resusitasi jantung paru (RJP). Namun upaya tersebut tak membuahkan hasil. Sekira pukul 08.05 Wita, bayi dinyatakan meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan dari keluarga, Nur Syaqila telah mengidap penyakit pneumonia sejak berusia enam bulan dan tengah menjalani pengobatan. Namun kondisi kesehatannya tidak dilaporkan kepada pihak Pelni Cabang Parepare maupun petugas medis di atas kapal sebelum keberangkatan.
Setelah dinyatakan meninggal, jenazah bayi dibawa pulang keluarga ke rumah mereka di Jalan H Arm Ayoeb, Gang Watampone RT 13, Kelurahan Sungai Bendungan, Kecamatan Tanjung Redeb, Kabupaten Berau, untuk proses pemakaman.
Pihak kepolisian melalui Polairud Polres Bontang telah melakukan tindak lanjut, antara lain menerima laporan dari petugas kapal, menyampaikan laporan ke pimpinan, serta menyusun laporan awal untuk dokumentasi dan proses selanjutnya.
Kepolisian juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk terbuka terhadap kondisi kesehatan saat hendak melakukan perjalanan laut, terutama bagi penumpang rentan seperti anak-anak dan lansia.
“Transparansi informasi kesehatan sangat penting demi keselamatan bersama selama perjalanan,” tegas AKP Fahrudi. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 1