Pranala.co, PANGKEP — Warga Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, dikejutkan dengan penemuan seorang pria dalam kondisi meninggal dunia di sebuah rumah yang masih tahap pengerjaan, Kamis (19/2/2026).
Korban diketahui berinisial SN (26), berprofesi sebagai buruh bangunan dan berdomisili di Jalan H. Fadeli Luran, Kelurahan Biraeng. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui keluarga pada pagi hari.
Kapolsek Minasatene, Iptu Alyas, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut dia, pihak kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari warga.
“Kami langsung bergerak ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pengamanan dan mengumpulkan keterangan saksi,” ujar Alyas.
Berdasarkan keterangan keluarga, Kamis dini hari sekira pukul 02.00 Wita, korban sempat keluar dari rumahnya tanpa memberikan penjelasan saat ditanya oleh ibunya.
Menjelang waktu sahur, keluarga berupaya mencari korban untuk makan bersama, namun tidak menemukannya. Sekitar pukul 10.00 Wita, salah seorang saudara korban berinisial S (30) naik ke lantai dua rumah yang belum ditempati dan masih dalam tahap pembangunan.
Di lokasi tersebut, saksi mendapati korban dalam keadaan tidak bernyawa. Saksi kemudian memanggil suaminya, A (36), yang merupakan pemilik rumah. Bersama warga sekitar, korban diturunkan sebelum akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan seutas tali yang diduga digunakan korban. Tali tersebut diketahui merupakan tali pengikat hewan ternak milik korban.
Untuk memastikan penyebab kematian, kepolisian melakukan serangkaian langkah, antara lain mengamankan TKP, mencatat keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Identifikasi Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkep.
Pemeriksaan visum luar juga dilakukan oleh tim medis dari Puskesmas Minasatene yang dipimpin dr. Nurul Azizah dan didampingi Kepala Puskesmas Hj. Asriani Rahim. Selain itu, aparat turut berkoordinasi dengan pemerintah setempat.
Dari informasi yang dihimpun, korban diduga memiliki persoalan pribadi setelah berpisah dengan istrinya beberapa tahun lalu. Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan tetap dilakukan guna memastikan secara pasti penyebab kejadian tersebut.
Keluarga korban menerima peristiwa ini sebagai musibah dan menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















