Pranala.co, BONTANG – Pelayanan publik di Kota Bontang bersiap naik kelas. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meluncurkan inovasi baru bernama PRISMA — singkatan dari Pelaporan dan Statistik Mal Pelayanan Publik.
Sistem digital ini dirancang untuk memantau aktivitas layanan di Mal Pelayanan Publik (MPP) secara cepat, akurat, dan transparan. Tak ada lagi laporan manual lewat pesan WhatsApp seperti sebelumnya.
“Selama ini pendataan jumlah pengunjung masih manual, jadi hasilnya sering tidak akurat. Dengan PRISMA, semua gerai di MPP akan terhubung dalam satu sistem antrean digital,” ujar Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspianur, didampingi Pranata Komputer Ahli Pratama DPMPTSP, Fauzi Achmad Haruna, Jumat (23/10/2025).
Melalui sistem baru ini, setiap kunjungan warga ke MPP akan langsung terekam otomatis. Data tersebut bisa dipantau secara real-time tanpa perlu konfirmasi manual antar-petugas.
Terhubung ke Banyak Layanan
PRISMA juga terintegrasi dengan berbagai gerai layanan publik seperti Disdukcapil, PDAM, Dinas Kesehatan, hingga Bapenda. Semua data kunjungan akan tampil dalam bentuk statistik dan bisa diekspor ke format Excel untuk laporan resmi.
“Aplikasinya kami buat fleksibel, bisa digunakan secara offline di MPP dan online untuk pemantauan jarak jauh selama jam kerja,” jelas Aspianur.
Lebih menarik lagi, ke depan masyarakat juga bisa melihat data kunjungan dan tren layanan di 12 gerai MPP secara terbuka. Langkah ini disebut sebagai bentuk nyata transparansi pemerintah dalam pelayanan publik.
Tahap Uji Coba dan Target Tahun Depan
Saat ini, PRISMA masih dalam tahap uji coba sambil menunggu pengadaan perangkat pendukung seperti jaringan internet dan smart TV di area MPP. Meski begitu, sebagian besar gerai layanan disebut sudah siap menggunakan sistem ini.
“Mayoritas gerai sudah siap pakai. Target kami, awal tahun depan PRISMA bisa beroperasi penuh,” ujar Aspianur optimistis.
Langkah digitalisasi ini sejalan dengan program besar Pemerintah Kota Bontang yang tengah gencar mendorong transformasi layanan publik berbasis teknologi.
Dengan hadirnya PRISMA, DPMPTSP Bontang berharap pelayanan kepada masyarakat bisa lebih efisien, transparan, dan mudah dipantau — baik oleh pemerintah maupun warga.
“Intinya, kami ingin pelayanan publik di Bontang makin cepat dan akuntabel. Semua serba data, bukan asumsi,” pungkas Aspianur. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















