Bontang, PRANALA.CO – Langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan di Kota Bontang, Kaltim mulai digagas serius. Pemerintah Kota Bontang bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara menggelar audiensi bersama Ketua DPRD Bontang, Senin (14/4/2025), guna membahas rencana pembangunan Gudang Bulog di kota tersebut.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Bontang, Ahmad Aznem melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Debora Kristiani menyampaikan, pembangunan gudang kini memasuki tahap awal berupa proses hibah lahan dari Pemkot kepada pihak Bulog.
“Kalau proses administrasi berjalan lancar, maka pembangunan akan segera masuk tahap teknis. Target kami, paling lambat pembangunan bisa dimulai pada tahun 2026,” ujar Debora.
Gudang ini nantinya akan dibangun Perum Bulog Pusat, dengan dukungan penuh dari Kantor Wilayah Kaltimtara. Rencana tahun 2025 akan difokuskan pada proses perencanaan dan lelang konstruksi. Sementara pengerjaan fisik ditargetkan dimulai Februari 2026.
Investasi pembangunan gudang ini ditaksir mencapai Rp23,4 miliar, belum termasuk biaya perencanaan. Keberadaan gudang diyakini akan memotong rantai distribusi pangan, sehingga harga kebutuhan pokok menjadi lebih stabil dan terjangkau oleh masyarakat.
“Distribusi akan jauh lebih efisien. Ini tentu berdampak langsung terhadap stabilitas harga dan ketersediaan pangan, apalagi untuk kondisi darurat,” tambah Debora.
Pelabuhan Lok Tuan telah ditetapkan sebagai lokasi bongkar muat logistik Bulog. Pihak Bulog memastikan bahwa jarak dari pelabuhan ke gudang tidak akan mempengaruhi harga jual pangan di pasar.
Selama ini, sebagian besar pasokan pangan Kota Bontang masih bergantung dari luar daerah. Dengan adanya gudang Bulog, pemerintah berharap dapat memangkas ketergantungan tersebut, sekaligus memperkuat cadangan pangan pemerintah (CPP) untuk situasi krisis.
“Gudang ini tidak hanya soal penyimpanan, tapi soal kemandirian pangan daerah. Ini akan memperkuat sistem distribusi dan menjamin ketersediaan pangan pokok bagi masyarakat,” tutup Debora.
Pembangunan Gudang Bulog ini menjadi satu dari sekian upaya konkret pemerintah dalam menjawab tantangan krisis pangan global, sekaligus mendukung misi Bontang sebagai kota yang tahan terhadap gejolak harga dan cuaca. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















