Pranala.co, BONTANG – Saat sebagian orang merayakan pergantian tahun dengan pesta dan kembang api, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang justru memilih jalan berbeda. Malam Tahun Baru 2026 diisi dengan langkah preventif. Sunyi. Namun penuh makna.
BNNK Bontang menggelar deteksi dini penyalahgunaan narkoba di kawasan Pelabuhan Loktuan. Sasarannya jelas. Para pekerja bongkar muat dan kru kapal yang tetap bertugas di tengah padatnya aktivitas Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani. Pemeriksaan berlangsung sejak Rabu malam (31/12/2025) hingga Kamis dini hari (1/1/2026).
Sebanyak 143 orang menjalani tes urine. Rinciannya, 86 Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dan 57 kru Kapal Egon.
Hasilnya menggembirakan. Seluruh sampel dinyatakan negatif narkoba.
“Alhamdulillah, ini pemeriksaan kedua yang kami lakukan di Pelabuhan Loktuan. Hasilnya kembali negatif. Tentu ini kabar yang sangat baik,” ujar Lulyana.
Menurutnya, momentum Nataru kerap diiringi peningkatan mobilitas dan beban kerja. Kondisi tersebut berpotensi memicu risiko keselamatan jika tidak diantisipasi sejak awal.
Karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting. Bukan untuk mencari kesalahan. Melainkan memastikan keselamatan bersama.
“Lingkungan kerja yang bersih dari narkoba sangat menentukan. Ini menyangkut keselamatan, produktivitas, dan ketertiban,” tegasnya.
Lulyana menjelaskan, pemeriksaan urine dilakukan dengan metode standar. Terdapat tujuh parameter uji yang digunakan. Dengan demikian, hasil tes memiliki tingkat akurasi tinggi dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Tak sekadar pemeriksaan, kegiatan ini juga dibarengi edukasi. Para pekerja dan kru kapal diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba serta pentingnya peran individu dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan aman.
“Deteksi dini ini juga bagian dari edukasi. Setiap orang punya peran menjaga keselamatan diri dan lingkungan kerja,” tambahnya.
BNNK Bontang berharap, upaya preventif seperti ini terus mendapat dukungan semua pihak. Khususnya dalam mewujudkan Kota Bontang yang bersih dari narkoba. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















