• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, April 5, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Nasional

BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

Suriadi Said by Suriadi Said
5 April 2026 | 23:21
Reading Time: 2 mins read
0
BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

Wilayah yang sedang mengalami musim kemarau (warna coklat), pemutakhiran dasarian III Maret 2026. (Foto BMKG)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JAKARTA, Pranala.co – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat tanda-tanda awal musim kemarau 2026 mulai muncul di sejumlah wilayah Indonesia. Hingga akhir Maret 2026, sekitar 7 persen Zona Musim (ZOM) telah memasuki periode kemarau.

Angka tersebut diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa bulan ke depan. Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi mulai mengalami musim kemarau secara bertahap pada April hingga Juni 2026.

PILIHAN REDAKSI

Musim Kemarau 2026 di Kaltim Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Panjang

Musim Kemarau 2026 di Kaltim Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Panjang

26 Maret 2026 | 17:45
BMKG: Kaltim Berpotensi Dilanda Banjir, Peluang Hujan Lebih 90 Persen Warga Balikpapan Masih Buang Sampah ke Selokan jadi Biang Banjir Sederet Aksi Satbrimob Polda Kaltim Evakusi Warga Balikpapan saat Diterjang Banjir

BMKG: Kaltim Berpotensi Dilanda Banjir, Peluang Hujan Lebih 90 Persen

12 Maret 2026 | 10:10

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa wilayah yang lebih dulu memasuki musim kemarau meliputi sebagian Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga beberapa daerah di Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua Barat.

“BMKG akan terus memantau dinamika iklim global dan regional serta menyampaikan pembaruan informasi secara berkala. Masyarakat diharapkan mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi BMKG,” ujar Faisal dalam keterangannya, Minggu (5/4/2026).

Di tengah peralihan musim ini, BMKG juga mendeteksi potensi berkembangnya fenomena iklim global El Niño pada semester kedua 2026.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyebutkan bahwa hingga akhir Maret, kondisi El Niño-Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole masih berada pada fase netral.

Namun, hasil pemodelan iklim menunjukkan adanya peluang ENSO berkembang menjadi El Niño pada paruh kedua tahun ini.

“Prediksi saat ini menunjukkan intensitas El Niño berada pada kategori lemah hingga moderat dengan peluang sekitar 50 hingga 80 persen. Sementara peluang berkembang menjadi kategori kuat relatif kecil, di bawah 20 persen,” jelasnya.

BMKG mengingatkan bahwa interpretasi prediksi iklim pada periode Maret hingga Mei perlu dilakukan secara hati-hati. Hal ini berkaitan dengan fenomena spring predictability barrier, yaitu penurunan akurasi model dalam memprediksi ENSO saat masa peralihan musim di belahan Bumi utara.

Dalam periode ini, hasil prediksi umumnya hanya andal untuk jangka waktu sekitar tiga bulan ke depan. Oleh karena itu, diperlukan analisis mendalam terhadap berbagai faktor yang memengaruhi terbentuknya El Niño serta dampaknya terhadap wilayah Indonesia.

BMKG juga menekankan bahwa tingkat kepercayaan terhadap prediksi akan meningkat pada Mei 2026. Secara statistik, prakiraan yang dirilis pada periode tersebut lebih akurat untuk memproyeksikan kondisi iklim hingga enam bulan mendatang.

Meski masih dalam tahap perkembangan, BMKG memperkirakan musim kemarau 2026 akan cenderung lebih kering dan berlangsung lebih lama dibandingkan kondisi normal.

Hal ini tidak hanya dipengaruhi oleh potensi El Niño, tetapi juga oleh variabilitas iklim alami yang terjadi di wilayah Indonesia.

Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam mengantisipasi dampak kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, serta krisis air bersih di sejumlah daerah. (RIL/DIAS)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: BMKGEl NinoMusim Kemarau
Previous Post

Borneo FC Samarinda Perkasa di Kandang Madura United, Tempel Persib di Persaingan Juara

Next Post

Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

BACA JUGA

Kuota Terbesar di Kaltim, 1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas

Kuota Terbesar di Kaltim, 1.024 Jemaah Haji Samarinda Resmi Dilepas

5 April 2026 | 18:29
Pasutri Tertangkap Oplos LPG 3 Kg, Raup Rp1,35 Miliar per Hari

Pasutri Tertangkap Oplos LPG 3 Kg, Raup Rp1,35 Miliar per Hari

4 April 2026 | 20:38
Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
Tarif PDAM Bontang Naik per April 2026; Tagihan 2 Kali Lipat, Kualitas Bikin Geleng

Tarif PDAM Bontang Naik per April 2026; Tagihan 2 Kali Lipat, Kualitas Bikin Geleng

3 April 2026 | 18:43
Terombang-ambing Dua Jam di Laut, 18 Penumpang Kapoposang-Pangkajene Selamat Berkat Aki Cadangan

18 Penumpang Terombang-ambing Dua Jam di Laut, Perahu dari Kapoposang ke Pangkajene Alami Gangguan Mesin

3 April 2026 | 10:54
Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Seno Aji: Bukan Cuma Renovasi 47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

Rp25 Miliar untuk Rumah Dinas Gubernur Kaltim, Seno Aji: Bukan Cuma Renovasi

2 April 2026 | 22:47
Next Post
Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

Api Mengamuk di Tenggarong Kaltim, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

Api Mengamuk di Tenggarong Kaltim, Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Ditaksir Rp150 Juta

5 April 2026 | 23:40
Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

Membongkar Peredaran Sabu di Kota Bangun Kaltim, 3 Orang Ditangkap, 1 DPO Diburu

5 April 2026 | 23:33
BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

BMKG: Musim Kemarau 2026 Mulai April, Waspada Potensi El Niño

5 April 2026 | 23:21
Borneo FC Samarinda Perkasa di Kandang Madura United, Tempel Persib di Persaingan Juara

Borneo FC Samarinda Perkasa di Kandang Madura United, Tempel Persib di Persaingan Juara

5 April 2026 | 23:13

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved