Pranala.co, BALIKPAPAN — Kebutuhan tenaga guru dan tenaga kesehatan di sejumlah sekolah serta fasilitas layanan medis di Balikpapan masih perlu penguatan. Untuk itu, Pemkot Balikpapan melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) BKPSDM mengusulkan sekitar seribu formasi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 2026 untuk menunjang kualitas pelayanan publik yang lebih maksimal.
Kepala BKPSDM Balikpapan, Purnomo, menegaskan kebutuhan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan menjadi prioritas utama dalam usulan formasi Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun depan.
Sambil menunggu persetujuan dari pemerintah pusat, pengaturan teknis untuk menutup kekosongan sementara diserahkan kepada masing-masing perangkat daerah.
“Sementara ini mekanisme operasionalnya kami serahkan ke Dinas Pendidikan untuk mengatur pembagian waktu atau pengisian kelas yang kosong secara internal,” kata Purnomo, Minggu (22/2/2026).
Dia menjelaskan, saat ini BKPSDM Balikpapan tengah menyiapkan dokumen pengajuan formasi PNS 2026 ke Kementerian PAN-RB. “Maka dari itu kami mempersiapkan pengajuan formasi ke Menpan,” jelasnya.
Terlebih, seluruh kebutuhan ASN di daerah harus mendapat persetujuan pemerintah pusat sebelum proses rekrutmen dapat dilaksanakan. “Jadi, prioritas kami adalah mendapatkan formasi PNS, karena pemenuhannya memang dari pusat,” terangnya.
Lebih lanjut, total kebutuhan pegawai di Balikpapan diperkirakan sekitar seribu orang. Formasi yang diajukan mencakup guru kelas, guru mata pelajaran, serta tenaga kesehatan seperti bidan, dokter, perawat, hingga analis kesehatan.
Selain itu, sejumlah tenaga teknis juga masuk dalam daftar usulan untuk memperkuat berbagai lini pelayanan. Ia berharap pengajuan tersebut dapat disetujui sesuai kebutuhan nyata daerah, meski tetap harus melalui proses evaluasi pemerintah pusat.
Purnomo menambahkan, biasanya, kepastian persetujuan formasi diterima antara Juli hingga September. Apabila disetujui, tahapan seleksi direncanakan berlangsung pada akhir 2026.
“Kami berharap secepatnya ada kepastian, sehingga pelayanan publik di Balikpapan dapat berjalan lebih optimal dan memenuhi kebutuhan masyarakat,” tutupnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















