Pranala.co, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) bersiap menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia. Pengamanan pun diperketat. Ribuan personel TNI dan Polri disiagakan.
Namun pengamanan tidak semata untuk kepentingan VVIP. Aparat diminta memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Lalu lintas dan pelayanan publik diupayakan tidak terganggu.
Kesiapan itu ditandai dengan Apel Gelar Pengamanan VVIP yang digelar Minggu (11/1/2026). Apel dipimpin Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Brigjen TNI Anggara Sitompul.
Apel tersebut menjadi penanda kesiapan seluruh unsur keamanan. Mulai dari personel, kendaraan operasional, hingga sistem komunikasi terpadu.
Brigjen TNI Anggara Sitompul menegaskan, pengamanan kunjungan Presiden tidak hanya mengandalkan kekuatan pasukan. Disiplin dan koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama.
“Pengamanan harus berjalan profesional. Namun kenyamanan masyarakat tetap menjadi perhatian. Aktivitas warga tidak boleh terganggu,” ujarnya.
Untuk itu, skema pengamanan terbuka dan tertutup telah disiapkan. Pengaturan arus lalu lintas juga dilakukan di sejumlah titik strategis kota guna mengantisipasi potensi kepadatan.
Aparat di lapangan diinstruksikan mengedepankan pendekatan humanis. Terutama saat berinteraksi dengan masyarakat. Pendekatan ini dinilai penting agar pengamanan tidak menimbulkan keresahan.
Selain itu, pemeriksaan peralatan dan kesiapan personel dilakukan secara menyeluruh. Langkah ini untuk memastikan seluruh rangkaian kunjungan Presiden berjalan tertib dan lancar.
Pemerintah daerah menyatakan dukungan penuh terhadap pengamanan tersebut. Sebagai kota penyangga Ibu Kota Nusantara, Balikpapan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan pelayanan publik.
Kunjungan kerja Presiden diharapkan membawa dampak positif bagi pembangunan daerah. Sekaligus memperkuat peran Balikpapan dalam mendukung kawasan IKN. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami



















