• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Aplikasi ‘Teman Naker’ Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

Suriadi Said by Suriadi Said
1 April 2026 | 17:00
Reading Time: 2 mins read
0
Aplikasi 'Teman Naker' Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

Wawali Bontang meluncurkan aplikasi “Teman Naker”, Rabu (1/4/2026). (Fahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

BONTANG, Pranala.co — Isu praktik “orang dalam” alias ordal saat proses rekrutmen tenaga kerja masih menjadi keresahan di tengah masyarakat. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memilih tidak menutup mata. Sebaliknya, langkah konkret diambil, membuka akses informasi lowongan kerja secara transparan melalui aplikasi “Teman Naker”.

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengakui persepsi tersebut masih ada. Karena itu, sejak November 2025, pemerintah telah meminta seluruh perusahaan di Bontang untuk menyampaikan rencana kebutuhan tenaga kerja setiap tahun.

PILIHAN REDAKSI

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

1 April 2026 | 10:22
Peluang Kerja K3 Minim, Kadin Bontang Dorong Penyerapan lewat Proyek Pemerintah Kadin Nilai Rekrutmen TA PKT Sudah Sesuai Aturan, Isu ‘Orang Dalam’ Dinilai Keliru UMKM Kesulitan Akses Kredit Bontang Kreatif, Kadin: Pemkot Jangan Hanya Rekomendasi, Bimbing Urus Berkas Juga

Peluang Kerja K3 Minim, Kadin Bontang Dorong Penyerapan lewat Proyek Pemerintah

31 Maret 2026 | 09:19

“Semua kebutuhan itu akan ditampilkan di aplikasi. Jadi transparan, tidak ada lagi anggapan titipan dari pihak tertentu,” ujarnya usai peluncuran aplikasi Teman Naker di Pendopo Rumah Jabatan, Rabu (1/4/2026).

Aplikasi Teman Naker menjadi bagian dari transformasi digital di sektor ketenagakerjaan. Platform ini dirancang untuk menghubungkan perusahaan dengan pencari kerja secara terbuka, sekaligus meminimalkan praktik rekrutmen yang tidak transparan.

Melalui sistem ini, perusahaan dapat mengumumkan kebutuhan tenaga kerja secara langsung—mulai dari posisi teknis seperti welder dan rigger hingga tenaga keamanan. Di sisi lain, masyarakat bisa mengakses informasi lowongan tanpa harus bergantung pada jalur informal.

“Sekarang eranya digital. Kita tidak boleh tertinggal. Tapi keterbukaan dari perusahaan tetap menjadi kunci,” kata Agus Haris.

Sejauh ini, sekira 80 persen perusahaan di Bontang disebut telah mulai terbuka dalam menyampaikan kebutuhan tenaga kerja. Angka ini dinilai sebagai kemajuan dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang lebih sehat dan akuntabel.

Lebih dari sekadar platform informasi, Teman Naker juga menjadi instrumen penting bagi pemerintah untuk memetakan kebutuhan tenaga kerja secara lebih akurat. Data tersebut kemudian digunakan untuk menyusun program pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

“Kalau kita tahu kebutuhan pasar, kita bisa siapkan sumber daya manusia yang tepat,” tambahnya.

Dampak awal dari upaya ini mulai terlihat. Pemerintah mencatat angka kemiskinan di Bontang berada di kisaran 3,21 persen atau sekitar 7.000 jiwa. Namun, menurut Agus Haris, angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan kondisi riil.

Pemkot kini memasukkan variabel tambahan seperti pelaku UMKM, nelayan, pedagang, hingga tenaga kerja yang terserap dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dengan pendekatan ini, serapan tenaga kerja dinilai lebih besar dari data sebelumnya.

Di sisi lain, daya beli masyarakat disebut mencapai rata-rata Rp2 juta per bulan—angka yang relatif tinggi dibandingkan kelompok desil bawah secara nasional.

Meski demikian, tantangan masih ada. Sebagian perusahaan dinilai masih nyaman menggunakan sistem manual dibandingkan platform digital. Hal ini menjadi evaluasi bagi pemerintah untuk terus menyempurnakan sistem yang ada.

“Kalau masih ada yang merasa lebih mudah manual, berarti sistem kami harus dibenahi. Ini bagian dari proses,” ujarnya.

Ke depan, Pemkot Bontang menargetkan seluruh proses pasar tenaga kerja dapat terpusat melalui aplikasi Teman Naker. Namun, Agus Haris menegaskan bahwa transparansi saja tidak cukup.

Pencari kerja juga dituntut meningkatkan kompetensi agar mampu bersaing secara sehat di dunia kerja. “Kesempatan sudah dibuka. Tinggal bagaimana kita menyiapkan kualitas tenaga kerja. Itu juga tanggung jawab pemerintah melalui pelatihan,” tegasnya. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Disnaker BontangLowongan kerja
Previous Post

47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

Next Post

Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

BACA JUGA

Pemkot Bontang Siapkan WFH Setiap Rabu, Bukan Jumat Seperti Kebijakan Pusat

Bukan Jumat, Pemkot Bontang Siapkan WFH setiap Rabu

1 April 2026 | 16:34
Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

1 April 2026 | 10:22
Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

1 April 2026 | 08:07
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21
Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

31 Maret 2026 | 23:11
Alhamdulillah! Bontang Dapat 2 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga Tambahan

Alhamdulillah! Bontang Dapat 2 Ribu Sambungan Gas Rumah Tangga Tambahan

31 Maret 2026 | 22:16
Next Post
Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

PERAK Bantah Isu Barter Proyek Rp600 Miliar di Kutim, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

PERAK Bantah Isu Barter Proyek Rp600 Miliar di Kutim, Masyarakat Diminta Waspada Hoaks

1 April 2026 | 18:38
Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

Ribuan Pekerja Tambang Kaltim Terancam PHK, Pemprov Siapkan Langkah Mitigasi

1 April 2026 | 18:33
Aplikasi 'Teman Naker' Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

Aplikasi ‘Teman Naker’ Buatan Pemkot Bontang Bisa Kikis Ordal?

1 April 2026 | 17:00
47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

47 Anggota TAGUPP Dipertanyakan, Gubernur Kaltim: Ini Investasi, Bukan Biaya

1 April 2026 | 16:49

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved