Pranala.co, BALIKPAPAN — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim mencatat tren penurunan kecelakaan lalu lintas sebesar 16 persen selama Operasi Zebra Mahakam 2025. Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 17 hingga 30 November 2025, dinilai memberikan hasil positif dibandingkan tahun sebelumnya.
Dirlantas Polda Kaltim, Kombes Pol Rifki, menjelaskan bahwa Operasi Zebra merupakan operasi terpusat yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), terutama menjelang Operasi Lilin atau pengamanan Natal dan Tahun Baru 2026.
“Dari pelaksanaan Operasi Zebra Mahakam 2025 di wilayah Kaltim, berdasarkan data dari seluruh polres jajaran, menunjukkan adanya tren positif,” ungkap Rifki saat konferensi pers di Kantor Ditlantas Polda Kaltim, Selasa (2/12/2025).
Ia menegaskan bahwa tren positif itu terlihat dari penurunan angka kecelakaan lalu lintas sepanjang operasi. Data yang dihimpun selama dua pekan pelaksanaan menunjukkan perbandingan yang cukup signifikan dengan operasi tahun sebelumnya.
Rifki memaparkan, angka kecelakaan pada Operasi Zebra Mahakam 2025 tercatat sebanyak 16 kejadian. “Jumlah ini menurun tiga kejadian dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 19 kasus,” ujarnya.
Pada Operasi Zebra Mahakam 2024, terdapat 7 korban meninggal dunia, 6 luka berat, dan 14 luka ringan, dengan total kerugian material sekitar Rp65 juta.
Sementara itu, pada 2025, dari 16 kejadian kecelakaan, tercatat 2 korban meninggal dunia, 15 korban luka berat, dan 10 korban luka ringan. Kerugian material meningkat menjadi Rp121,8 juta.
Menurut Rifki, meskipun nilai kerugian material naik, tren penurunan jumlah kecelakaan menjadi indikator utama membaiknya kepatuhan masyarakat.
“Secara prinsip, data ini menunjukkan tren positif jika dibandingkan dengan Operasi Zebra 2024,” tegasnya.
Ia menambahkan, turunnya angka kecelakaan tidak terlepas dari berbagai langkah pencegahan yang dilakukan jajaran Polres atau Polresta di wilayah Kaltim.
“Penurunan ini merupakan hasil dari upaya preemtif dan preventif yang kami lakukan secara masif selama operasi berlangsung,” katanya.
Dikatakannya, berbagai kegiatan edukasi, penertiban, serta penegakan aturan turut meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
“Upaya-upaya tersebut berdampak pada meningkatnya kedisiplinan pengguna jalan dan berkontribusi terhadap turunnya angka kecelakaan selama Operasi Zebra Mahakam 2025,” tutup Rifki
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















