Pranala.co, SAMARINDA – Sebanyak 5 Komisioner Komisi Informasi (KI) Kaltim periode 2025–2029 di Ruang Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur Kaltim, Samarinda, Rabu (8/10). Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, memimpin pelantikan mewakili Gubernur Kalimantan Timur.
Lima komisioner yang resmi dilantik adalah Sencihan, Wesley Liano Hutasoit, Hajaturamsyah, Juraidah, dan Muhammad Idris.
Acara itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kaltim, jajaran Forkopimda, perwakilan Korem 091/ASN, serta sejumlah kepala perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kaltim.
Dalam sambutan Gubernur Kaltim yang dibacakan Sekda Sri Wahyuni, pemerintah menyampaikan apresiasi dan harapan besar kepada para komisioner yang baru.
“Komisi Informasi merupakan ujung tombak keterbukaan publik. Kehadiran lembaga ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah untuk memastikan setiap warga berhak atas informasi yang benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ucap Sri Wahyuni.
Ia menegaskan, lembaga ini memiliki peran penting dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Tidak hanya sebagai pengawas, Komisi Informasi juga menjadi jembatan kepercayaan antara pemerintah dan masyarakat.
Sekda Kaltim menekankan, pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat semangat pemerintahan yang terbuka dan berintegritas.
“Semoga para komisioner mampu bekerja profesional, menjaga independensi, dan bersinergi dalam mewujudkan Kaltim yang lebih transparan serta berdaya,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan Komisi Informasi tidak hanya diukur dari banyaknya sengketa informasi yang diselesaikan, tetapi juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap hak memperoleh informasi publik.
Pelantikan ini menandai estafet baru perjalanan Komisi Informasi Kaltim. Para komisioner diharapkan dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun pendahulunya, sekaligus menghadirkan inovasi dalam pelayanan informasi publik.
Langkah ini sekaligus memperkuat tekad Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam mewujudkan pemerintahan terbuka yang melayani dan dipercaya rakyat.
“Era keterbukaan informasi sudah menjadi keniscayaan. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Kaltim akan semakin kuat dan transparan,” jelas Sekda Kaltim. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















