PRANALA.CO – Polres Bontang menerjunkan 400 personel untuk mengamankan jalannya pemungutan suara Pemilu 2024 di Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (14/2/2024).
Kepala Polres Bontang AKBP Alex FL Tobing menjelaskan, pihaknya menerjunkan sebanyak 280 personel dan dibantu BKO Polda Kaltim sebanyak 120 anggota Brimob.
Personel ini disebar di sejumlah lokasi strategis mulai dari Kantor KPU, Bawaslu, PPS di tingkat kecamatan hingga melakukan pemantauan di tempat pemungutan suara (TPS) secara mobile.
“Disamping melaksanakan pengamanan TPS, personel yang diterjunkan juga memastikan situasi Kota Bontang tetap aman dan kondusif dengan melakukan patroli,”jelas AKBP Alex FL Tobing dikutip dari laman Polres Bontang.
Selain dari BKO Polda Kaltim, untuk pengamanan TPS, Polres Bontang mendapatkan bantuan pengamanan dari Pemkot Bontang. Sebanyak 1.065 Petugas Ketertiban TPS diserahkan Wali Kota Bontang Basri Rase pada Sabtu (10/2/2024).
Dalam apel penyerahan Petugas Ketertiban TPS di Lapangan Bessai Berinta, Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, wali kota menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas atas dedikasi dan pengabdiannya.
Dia mengaku sangat menghargai peran mereka tidak hanya sebagai pengawal ketetiban, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam mewujudkan kenyamanan dan ketertiban di Kota Bontang.
“Saya berharap semoga serah terima Petugas Ketertiban TPS ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Bontang,” katanya.
Kapolda Kaltim Ingatkan Netralitas Polri
Sementara itu, Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto memimpin apel pergeserab pasukan pengamanan TPS dan personel penebalan ke polres di Lapangan M Jasin Satbrimob Polda Kaltim, Senin (12/02/2024).
Sebanyak 1098 personel yang terdiri dari 428 personel yang terploting BKO pengamanan TPS dan 670 personel yang terploting BKO penebalan ke polres dilepas.
Dalam pengarahannya, Irjen Nanang menekankan kepada seluruh personel untuk selalu menjaga netralitas dan menghindari pelanggaran sekecil apapun. Dia meminta agar anggota menjaga nama baik pribadi, keluarga dan institusi Polri.
“Tingkatkan kepekaan melihat situasi yang mengarah negatif agar cepat tanggap ditangani dan selalu berkoordinasi baik kepada panitia KPPS setempat dan selalu monitoring perkembangan situasi di lapangan hingga selesai,”tegasnya.
Kapolda juga mengingat personel yang terlibat pengamanan untuk memperhatikan faktor kesehatan agar bisa melaksanakan tugas dengan maksimal.
“Pesan saya yang terakhir kepada seluruh personil dalam pengamanan nanti agar bersikap humanis dan selamat bertugas, mari kita sukseskan pemilu 2024 yg damai dan tenang,” pungkasnya. (*)

















