BONTANG – Proses pelebaran parit di RT 18 Kelurahan Api-Api, Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) belum rampung total.
Ketua RT 18 Api-Api, Doni Syahputra menerangkan masih ada titik yang paritnya tidak lebar. Ia pun telah mengajukan kepada pemkot agar dibangunkan. Sesuai dengan lebar parit di beberapa titik saat ini.
“Lokasinya di Jalan Kalimantan. Kamu sudah ajukan di APBD Perubahan ini,” terangnya.
Panjang parit itu 70 meter. Dengan lebar nantinya menjadi 80 sentimeter dan kedalaman 80 sentimeter. Titiknya persis deretan Masjid Baiturrahim BTN KCY.
Menurutnya lebar parit ini masih buatan pengembang. Tepatnya 1993 lalu. Ukuran lebar parit saat ini masih 40 sentimeter.
“Perlu ditambah untuk menampung volume lebih banyak lagi,” sebutnya.
Melalui infrastruktur tersebut, pembuangan air diarahkan menuju Sungai Siagian. Sebelumnya beberapa titik parit sudah dikerjakan. Baik melalui Pokir Anggota DPRD Kaltim maupun APBD Bontang.
Terbaru pada tahun ini mendapatkan kucuran Rp 149 juta dari APBD Bontang. Nilai tersebut mampu mengejarkan 56 meter panjang parit.
“Saat ini masih dalam masa pemeliharaan,” papar dia.
Diketahui Kompleks Perum BTN KCY juga menjadi salah satu titik rawan banjir sebelumnya. Banyaknya sedimen yang tertumpuk di badan parit membuat air mudah meluap ke permukaan jalan.
Apalagi struktur permukiman nyaris rata dengan ketinggian jalan. Mengakibatkan air mudah masuk hunian warga. (*)



















