• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Kamis, April 2, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kolom

Tiga Perkara Merusak Diri

Oleh Hasan Basri Tanjung

Suriadi Said by Suriadi Said
26 Mei 2023 | 14:12
Reading Time: 4 mins read
0
Tiga Perkara Merusak Diri

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

SEJATINYA, manusia adalah mahkluk yang paling sempurna, bahkan melebihi malaikat sekalipun. Kesempurnaan itu bukan hanya dari aspek keseimbangan jasmaniah yang indah (fisik), tetapi juga dari aspek ruhaniyah (tatanan jiwa) dan aqliyah (akal pikiran).

Perihal tiga perkara merusak diri, Allah SWT pun menegaskan, “Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS at-Tin [95): 4).

Namun demikian, bukan berarti dalam diri manusia tidak tersimpan potensi (kecenderungan) untuk berbuat keburukan. Justru, kesempurnaan itu karena dilengkapi dua potensi yang berbeda satu sama lain, yakni fujur (kedurhakaan) dan takwa (ketaatan).

PILIHAN REDAKSI

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26
SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober Link Jadwal dan Syarat Seleksi PPPK di Bontang 214 PPPK Bontang Resmi Bertugas, Mayoritas di Posisi Tenaga Teknis

SK PPPK Paruh Waktu Bontang Rampung Dicetak, Pelantikan 20 Oktober

1 Oktober 2025 | 15:37

“Dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya, lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (QS asy-Syams [91): 7-19).

Pakar tafsir Prof M Quraish Shihab dalam buku Wawasan Al-Qur’an (hal 286) menjelaskan makna “mengilhamkan” yakni memberi potensi agar manusia melalui nafs dapat menangkap makna baik dan buruk, serta dapat mendorongnya untuk melakukan kebaikan dan keburukan.

Sejatinya, manusia adalah mahkluk yang paling sempurna, bahkan melebihi malaikat sekalipun. Kesempurnaan itu bukan hanya dari aspek keseimbangan jasmaniah yang indah (fisik), tetapi juga dari aspek ruhaniyah (tatanan jiwa) dan aqliyah (akal pikiran).

Allah SWT pun menegaskan, “Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS at-Tin [95): 4).

Namun demikian, bukan berarti dalam diri manusia tidak tersimpan potensi (kecenderungan) untuk berbuat keburukan. Justru, kesempurnaan itu karena dilengkapi dua potensi yang berbeda satu sama lain, yakni fujur (kedurhakaan) dan takwa (ketaatan).

“Dan demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)-nya, lalu Dia mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketakwaannya, sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu), dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (QS asy-Syams [91): 7-19).

Pakar tafsir Prof M Quraish Shihab dalam buku Wawasan Al-Qur’an (hal 286) menjelaskan makna “mengilhamkan” yakni memberi potensi agar manusia melalui nafs dapat menangkap makna baik dan buruk, serta dapat mendorongnya untuk melakukan kebaikan dan keburukan.

Walaupun Alquran menegaskan bahwa nafs berpotensi positif dan negatif, tapi diperoleh pula isyarat bahwa pada hakikatnya potensi positif lebih kuat dari potensi negatifnya. Hanya saja, daya tarik keburukan lebih kuat dari daya tarik kebaikan. Karena itu, manusia dituntut agar memelihara kesucian nafs dan tidak mengotorinya.

Kemajuan ilmu pengtahuan dan teknologi dengan segala macam dampaknya membuat kita sulit membedakan antara kebaikan (benar) dan keburukan (salah). Kejahatan seringkali dikemas seakan kebaikan, sehingga orang terpesona dan tertipu.

Nabi SAW pun mengajarkan doa, “Ya Allah, tunjukkan kebenaran itu tetap benar (walaupun di-framing seakan keburukan) agar kami dapat mengikutinya. Dan, tunjukkan kebatilan itu tetaplah kebatilan, (walaupun dikemas seakan kebaikan yang menarik) agar kami dapat menjauhinya. Dan, janganlah jadikan yang benar dan salah itu samar-samar, yang akan menyebabkan kami sesat, dan jadikan kami pemimpin bagi orang yang bertakwa.” (HR Bukhari).

Ulama Mesir terkemuka, Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-Asqolani (1372-1449) dalam buku Nashaihul ‘Ibad pada makalah kedelapan menukil pesan Nabi SAW tentang tiga perkara yang menyelamatkan (munjiyat), merusak (al-muhlikaat), menaikkan kedudukan (ad-darajaat), dan yang menghapus kesalahan (al-kaffaraat).

Sedangkan, perkara yang menyelamatkan adalah takut kepada Allah Ta’ala dalam sepi maupun ramai, sederhana dalam kehidupan dunia di saat fakir dan kaya, dan bersikap adil di saat senang maupun marah.

Perkara yang merusak diri, yaitu sangat kikir, mengikuti hawa nafsu dan kagum pada diri sendiri. Lalu, perkara yang meninggikan derajat, yakni menebar salam, memberi makan orang lapar, dan shalat malam di saat orang tidur.

Adapun tiga perkara yang menghapuskan dosa adalah menyempurnakan wudhu sewaktu cuaca dingin, melangkahkan kaki shalat berjamaah, dan menunggu shalat sesudah shalat.

Tiga perkara yang mesti dihindari oleh setiap Muslim dalam membangun keluarga dan masyarakat berkualitas adalah perilaku yang menghancurkan atau merusak (al-muhlikaat). Sebab, siapa saja yang tidak mampu menjauhi apalagi penguasa dan pengusaha, bukan hanya merusak diri, keluarga, dan masyarakat, tetapi juga tatanan pemerintahan.

Pertama, kekikiran (syuhhun syadiid). Ada dua macam kekikiran, yatu kikir terhadap diri sendiri (syuhhun) dan terhadap orang lain (buhklun). Kedua perilaku tersebut sangat buruk, sebab hartanya tidak manfaat dan hanya dihitung atau dibanggakan saja (QS al-Humazah [104]: 1-4).

Orang bakhil akan merasa cukup dengan apa yang dimiliki dan tidak perlu bantuan Allah SWT serta tak sudi menolong orang (QS al-Lail [92]: 8-10). Ia hanya menimbun kekayaan tapi tidak mau mengeluarkan zakat (sedekah). Oleh karena itu, kekikiran adalah tanda kesombongan (QS an-Nisa’ [4]: 36-37).

Kedua, menuruti hawa nafsu (hawaa muttaba’). Pada dasarnya, nafsu selalu menyuruh kepada keburukan kecuali yang dirahmati Allah SWT (QS Yusuf [12]: 53).

Hawa nafsu akan mendorong manusia memenuhi segala keinginannya. Nafsu tidak pernah kenyang walau sebanyak apapun dipenuhi. Seperti minum air laut, semakin banyak justru bertambah haus.

Sebagaimana kebanggaan menumpuk harta yang hanya akan berakhir dengan kematian (QS at-Takatsur [102]: 1-3). Sekiranya manusia punya dua lembah emas pun, ia masih ingin lembah ketiga sampai mulutnya disumpal tanah (HR at-Tirmidzi).

Kerusakan selalu disebabkan dua hal, yakni menuruti hawa nafsu dan godaan setan. Ketika keduanya sejalan, maka akan terjadi kejahatan yang sistematis dan masif (QS al-Baqarah [2]: 268).

Ketiga, kagum terhadap diri sendiri (i’jaabu al-mar’i bi nafsihi). Ketakjuban (‘ujub) bisa timbul karena kekayaan, kepintaran, kedudukan, keturunan, ketampanan, dan ketaatan.

Namun, kekaguman yang disebabkan ketaatan (amal saleh-ibadah) lebih berbahaya. Bukan hanya ia merasa paling baik (suci), tetapi juga mudah menolak kebenaran dan menuduh orang lain sesat, bahkan berhak menentukan nasib seseorang akan masuk neraka atau surga (sombong). Padahal, sebenarnya ia telah menuhankan hawa nafsu, bukan hidayah Ilahi (QS al-Jatsiyah [45]: 23).

Walhasil, siapa saja bisa terjerumus pada sikap dan perilaku yang merusak, baik dengan kesadaran maupun karena lingkungan yang buruk. Boleh jadi, kita merasa benar dan baik dalam menyikapi persoalan, padahal sebenarnya mengikuti nafsu dan rayuan setan yang telah mengemasnya seolah-olah baik (QS Yunus [10]: 12).

Selain mohon perlindungan Allah SWT, kita harus dekat dengan ulama yang istiqamah dan sekuat tenaga menjalankan perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Allahu a’lam bish-shawab.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Source: Republika
Via: Redaksi
Tags: Allah SWTHeadline
Previous Post

Bupati Kukar dan Bawaslu RI Bertemu, Bahas Hibah dan Renovasi Bagunan

Next Post

300 Paket Investasi Ditawarkan untuk IKN Nusantara

BACA JUGA

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Patah, Orang Dalam Bankaltimtara

24 Maret 2026 | 09:53
Patah, Orang Dalam Bankaltimtara Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

Ketika Presiden Sentil Gubernur Kaltim

22 Maret 2026 | 21:51
Doa Khusus Pelunasan Utang dari Rasulullah SAW yang Diajarkan Ustaz Adi Hidayat

Doa Khusus Pelunasan Utang dari Rasulullah SAW yang Diajarkan Ustaz Adi Hidayat

27 Februari 2026 | 20:51
Selama Hidupnya, Berapa Kali Rasulullah SAW Berpuasa di Bulan Ramadan?

Selama Hidupnya, Berapa Kali Rasulullah SAW Berpuasa di Bulan Ramadan?

18 Februari 2026 | 10:00
Tata Cara dan Bacaan Niat Mandi Sunnah Jelang Ramadan

Tata Cara dan Bacaan Niat Mandi Sunnah Jelang Ramadan

17 Februari 2026 | 20:26
79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

6 Februari 2026 | 18:01
Next Post
300 Paket Investasi Ditawarkan untuk IKN Nusantara 90 Investor Berminat Investasi di Proyek IKN Nusantara

300 Paket Investasi Ditawarkan untuk IKN Nusantara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik Sekda Definitif Samarinda Tiga Kandidat Berebut Posisi Sekda Samarinda

Akhirnya, Neneng Chamelia bakal Dilantik jadi Sekda Definitif Samarinda

1 April 2026 | 20:56
Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

1 April 2026 | 20:40
Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

Lahan 3 Hektare Disetujui DPRD Kutim, Bulog Siap Bangun Gudang di Sangatta

1 April 2026 | 20:24
Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan Kutim Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur Strategis Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman Hasil Rakornas 2026, Pemkab Kutim Kaji Program Perumahan hingga Sawit

Kebijakan WFH ASN Masuk Kutim, Ini Skema yang Disiapkan

1 April 2026 | 20:15

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved