• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, April 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Terinspirasi Italia, Wisata Sungai Bontang Digagas jadi Akses saat Banjir Rob

Suriadi Said by Suriadi Said
15 Februari 2026 | 18:20
Reading Time: 2 mins read
0
Terinspirasi Italia, Wisata Sungai Bontang Digagas jadi Akses saat Banjir Rob

Sungai Bontang yang mengalir di tengah Kota Bontang. (Fahrul/Pranala.co)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Banjir rob yang kerap menggenangi akses menuju kawasan wisata Bontang Kuala masih menjadi tantangan bagi Pemerintah Kota Bontang. Namun, di balik persoalan tersebut, muncul gagasan baru yang dinilai tidak hanya menjadi solusi alternatif, tetapi juga berpotensi membuka destinasi wisata berbasis sungai.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispopar-Ekraf) Kota Bontang Eko Mashudi, menilai banjir rob memang menghambat akses darat menuju Bontang Kuala. Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak terjadi setiap hari dan tidak semestinya mematikan aktivitas wisata.

PILIHAN REDAKSI

Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

Banjir Rob di Bontang Kuala Tak Kunjung Usai, Wali Kota Sambangi Kementerian PU

1 April 2026 | 20:40
Masuk Wisata Bontang Kena Retribusi Mulai 1 Maret 2026: Anak Rp2 Ribu, Turis Rp90 Ribu Pemkot Bontang Siap Ambil Alih Pulau Beras Basah, Ini Rencana Besarnya 257 Ribu Wisatawan Kunjungi Bontang, 775 Kamar Hotel Tersedia

Masuk Wisata Bontang Kena Retribusi Mulai 1 Maret 2026: Anak Rp2 Ribu, Turis Rp90 Ribu

1 Maret 2026 | 05:08

“Banjir rob itu tidak tiap hari. Masyarakat tetap bisa datang dan beraktivitas. Jadi, wisata di Bontang Kuala jangan selalu dipersempit hanya karena rob,” ujar Kepala Dispopar-Ekraf Bontang, Eko Mashudi.

Eko menjelaskan, pemerintah provinsi sebelumnya sempat menyampaikan rencana pembangunan infrastruktur jalan. Namun, karena status jalan menuju Bontang Kuala merupakan jalan nasional, kewenangannya berada di pemerintah pusat.

Sebagai solusi yang memungkinkan dalam waktu dekat, pembangunan trotoar di sisi kiri dan kanan jalan dinilai dapat menjadi akses alternatif saat air pasang.

“Trotoar itu nantinya bisa dimanfaatkan sebagai jalur tambahan. Teknisnya tentu teman-teman di PUPR yang lebih memahami,” katanya.

Lebih jauh, Eko mengemukakan gagasan yang disebutnya cukup berani, yakni mengalihkan akses wisata melalui jalur air saat banjir rob melanda. Wisatawan dapat menuju Bontang Kuala menggunakan perahu atau sampan melalui Sungai Bontang.

“Kenapa tidak kita buat seperti di Italia? Saat air pasang, wisatawan masuk ke Bontang Kuala naik perahu atau sampan lewat sungai,” ujarnya.

Ia menyebut konsep tersebut terinspirasi dari kota-kota di Italia yang memanfaatkan jalur air sebagai sarana transportasi sekaligus daya tarik wisata.

Menurut Eko, potensi Sungai Bontang cukup menjanjikan. Ia mengaku pernah menyusuri aliran sungai tersebut dan menemukan panorama alam yang indah, terutama pada sore hari. Selain pemandangan yang asri, kawasan itu juga menjadi habitat burung endemik khas Bontang, seperti kuntul perak.

“Kalau sore hari itu cantik. Sering terlihat burung kuntul perak. Potensi wisatanya besar sekali,” ungkapnya.

Meski demikian, Eko menegaskan aspek keamanan dan kenyamanan harus menjadi prioritas sebelum gagasan tersebut direalisasikan. Selain itu, persoalan sampah di sepanjang sungai perlu dibenahi secara serius.

“Masalahnya memang di sampah. Ini harus kita selesaikan dulu. Wisata sungai tidak akan menarik kalau lingkungannya kotor,” tegasnya.

Ia menambahkan, pengembangan wisata sungai harus dirancang secara matang dengan melibatkan lintas sektor, mulai dari infrastruktur, kebersihan, hingga keselamatan pengunjung.

Eko optimistis konsep wisata sungai dapat memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar. Warga yang memiliki perahu atau sampan dapat dilibatkan sebagai pelaku usaha dengan menyewakan armadanya kepada wisatawan.

“Efek ekonominya langsung ke masyarakat. Yang punya sampan bisa menyewakan, ada tambahan penghasilan. Wisata tidak hanya dinikmati pengunjung, tapi juga menghidupi warga,” jelas Kepala Dispopar-Ekraf Bontang, Eko Mashudi. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Banjir RobObjek wisata
Previous Post

Cegah Perang Sarung hingga Balap Liar, Polresta Balikpapan Perketat Patroli saat Ramadan

Next Post

Pemerintah Gelontorkan Rp 335 Triliun untuk MBG di 2026, Setiap Dapur Dapat Rp 1 Miliar per Bulan

BACA JUGA

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Kebakaran di Berebas Tengah Bontang

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Kebakaran di Berebas Tengah Bontang

4 April 2026 | 11:07
Halal Bihalal Polres Bontang, Ustaz Das’ad Latif Soroti Nilai Ibadah dari Tugas Polisi

Halal Bihalal Polres Bontang, Ustaz Das’ad Latif Soroti Nilai Ibadah dari Tugas Polisi

3 April 2026 | 22:22
Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
Tarif PDAM Bontang Naik per April 2026; Tagihan 2 Kali Lipat, Kualitas Bikin Geleng

Tarif PDAM Bontang Naik per April 2026; Tagihan 2 Kali Lipat, Kualitas Bikin Geleng

3 April 2026 | 18:43
BPN Bontang Jemput Bola Sertifikasi Tanah Wakaf, Targetkan Legalitas Lebih Cepat dan Tuntas

BPN Bontang Jemput Bola Sertifikasi Tanah Wakaf, Targetkan Legalitas Lebih Cepat dan Tuntas

3 April 2026 | 15:58
Penyaluran BLT di Bontang Sudah 75 Persen, Optimistis Selesai Bulan Ini

Penyaluran BLT di Bontang Sudah 75 Persen, Optimistis Selesai Bulan Ini

3 April 2026 | 09:19
Next Post
145 Dapur MBG Beroperasi di Kaltim, Layani Lebih dari 316 Ribu Pelajar Pemerintah Gelontorkan Rp 335 Triliun untuk MBG di 2026, Setiap Dapur Dapat Rp 1 Miliar per Bulan

Pemerintah Gelontorkan Rp 335 Triliun untuk MBG di 2026, Setiap Dapur Dapat Rp 1 Miliar per Bulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Kebakaran di Berebas Tengah Bontang

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Kebakaran di Berebas Tengah Bontang

4 April 2026 | 11:07
Remaja 19 Tahun Ditangkap, Tiga Kali Jambret di Samarinda

Remaja 19 Tahun Ditangkap, Tiga Kali Jambret di Samarinda

4 April 2026 | 00:10
Diduga Serangan Jantung, Kuli Bangunan di Samarinda Ditemukan Tak Bernyawa

Diduga Serangan Jantung, Kuli Bangunan di Samarinda Ditemukan Tak Bernyawa

3 April 2026 | 23:52
Halal Bihalal Polres Bontang, Ustaz Das’ad Latif Soroti Nilai Ibadah dari Tugas Polisi

Halal Bihalal Polres Bontang, Ustaz Das’ad Latif Soroti Nilai Ibadah dari Tugas Polisi

3 April 2026 | 22:22

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved