Pranala.co, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan menegaskan, penertiban pedagang tanpa izin tidak dilakukan secara asal-asalan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) memastikan langkah pembinaan selalu menjadi tahap awal sebelum tindakan tegas dijatuhkan.
Kepala Satpol PP Balikpapan, Boedi Liliono, mengatakan pihaknya mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap penanganan di lapangan.
“Kita utamakan pembinaan dulu. Kalau ada yang berjualan tanpa izin, kita beri tahu dan arahkan untuk mengurus izinnya. Kalau masih bisa dibina, alhamdulillah. Tapi kalau sudah membandel, baru kita ambil tindakan tegas,” ujar Boedi, Senin (3/11/2025).
Menurutnya, semua proses penindakan sudah diatur dalam standar operasional prosedur (SOP). Tahapannya dimulai dari peringatan pertama, kedua, hingga ketiga.
Jika pelanggar tetap tidak mengindahkan teguran, kasus akan dilanjutkan ke proses hukum melalui pengadilan.
“Penegakan aturan bukan untuk menghukum, tapi memastikan ketertiban dan kesadaran masyarakat. Pembinaan itu harus dilakukan berjenjang, mulai dari kelurahan, kecamatan, sampai dinas terkait,” tambah Boedi.
Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Pemkot Balikpapan juga menyesuaikan langkah pengawasan di lapangan.
Surat edaran resmi akan menjadi dasar pengaturan lokasi berjualan, terutama di jalan protokol. Sebab, aktivitas pedagang musiman seperti penjual trompet, lampu hias, dan pernak-pernik tahun baru biasanya meningkat tajam.
“Kalau ada larangan, maka Dishub dan Satpol PP akan turun melakukan penertiban sesuai SOP. Tapi kalau masih dalam area yang diizinkan, kami hanya mengingatkan agar pedagang tertib dan tidak mengganggu arus lalu lintas,” jelasnya.
Boedi menegaskan, prinsip pembinaan tetap menjadi prioritas utama. Namun, bagi pedagang yang sengaja mengabaikan aturan meski sudah diberi kesempatan, tindakan hukum akan diterapkan tanpa kompromi.
“Kita ingin tertib, aman, dan adil bagi semua. Pembinaan dulu, penindakan terakhir,” tegasnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















