BONTANG, Pranala.co — Pemerintah Kota Bontang terus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat. Terbaru, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke-19 di Kelurahan Bontang Lestari, Kalimantan Timur (Kaltim), Senin (30/3/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan sebagai generasi penerus.
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris, Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam, Wakil Ketua DPRD Maming, anggota Komisi A DPRD Heri Keswanto, unsur Forkopimda, aparat kelurahan, para ketua RT, serta tokoh masyarakat setempat.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan dan operasional SPPG, termasuk Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bontang dan para mitra terkait.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengapresiasi upaya semua pihak dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi masa depan Bontang,” ujar Neni.
Ia menegaskan bahwa layanan gizi tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan, tetapi juga harus memperhatikan aspek kualitas, keseimbangan nutrisi, kebersihan, serta standar penyajian.
“Tidak hanya sekadar memasak, tetapi kualitas, keseimbangan gizi, kebersihan, dan mutu harus dijaga,” tegasnya.
Program SPPG juga diarahkan untuk menyasar kelompok rentan, seperti anak-anak yang mengalami stunting serta ibu hamil. Pemerintah menilai langkah ini penting dalam upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi di daerah.
Wali Kota menambahkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu strategi yang harus dijalankan secara optimal oleh seluruh pihak agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Selain aspek kesehatan, keberadaan SPPG juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. Pemerintah kota mendorong keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar Bontang Lestari dalam mendukung operasional layanan gizi.
Langkah ini diharapkan menciptakan perputaran ekonomi yang berkelanjutan sekaligus memberdayakan masyarakat setempat.
Sementara itu, Koordinator Wilayah SPPG, Surya Dwi, menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan pembangunan sebanyak 31 unit SPPG di Kota Bontang. SPPG ke-19 di Bontang Lestari ini dibangun melalui kerja sama dengan Yayasan Mitra Boga Raya.
Dengan bertambahnya fasilitas ini, diharapkan akses masyarakat Bontang terhadap layanan pemenuhan gizi semakin merata, sekaligus memperkuat upaya pemerintah dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas di masa mendatang. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami


















