• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Nasional

Seberapa Pantas Soeharto jadi Pahlawan Nasional?

Suriadi Said by Suriadi Said
11 November 2025 | 11:36
Reading Time: 3 mins read
0
Seberapa Pantas Soeharto jadi Pahlawan Nasional?

Foto Presiden kedua Indonesia, Soeharto menjadi latar belakang saat Presiden Prabowo Subianto (kanan) memberikan selamat kepada putri tokoh hukum dan diplomat Mochtar Kusumaatmaja, Armida Alisjahbana (kiri) usai prosesi upacara pemberian gelar pahlawan di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/11/2025). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menetapkan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Pengumuman itu dilakukan dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Senin (10/11). Keputusan ini langsung memantik gelombang reaksi—dari keluarga, pemerintah, hingga kelompok masyarakat yang menolak keras.

Soeharto menerima gelar pahlawan di bidang perjuangan dan politik. Simbol penghargaan diserahkan kepada dua anaknya, Siti Hardiyanti Rukmana (Tutut) dan Bambang Trihatmodjo.

PILIHAN REDAKSI

Sultan Paser yang Dibenci Belanda, Kaltim Ajukan Sultan Ibrahim Chaliluddin jadi Pahlawan Nasional

Sultan Paser yang Dibenci Belanda, Kaltim Ajukan Sultan Ibrahim Chaliluddin jadi Pahlawan Nasional

20 Januari 2026 | 09:27
Mulai Gus Dur sampai Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2025, Berikut Daftar Lengkap 10 Tokoh

Mulai Gus Dur sampai Soeharto Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional 2025, Berikut Daftar Lengkap 10 Tokoh

10 November 2025 | 21:21

Nama Soeharto disebut setelah Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Upacara itu juga diikuti keluarga Marsinah, aktivis buruh yang dibunuh pada 1993.

Selain Soeharto, sembilan tokoh lain ditetapkan sebagai pahlawan nasional. Di antaranya Gus Dur, Marsinah, Mochtar Kusumaatmadja, Sarwo Edhie Wibowo, Sultan Muhammad Salahuddin, Syaikhona Muhammad Kholil, Tuan Rondahaim Saragih, Rahman el Yunusiyyah, dan Sultan Zainal Abidin Syah.

Usai acara, Tutut menegaskan keluarganya tidak mempermasalahkan pro-kontra yang muncul.

“Kami melihat semua perjuangan Bapak untuk bangsa. Kritik boleh saja, tapi jangan ekstrem. Yang penting jaga persatuan,” ujarnya.

Tutut juga menolak anggapan bahwa keluarga Soeharto sakit hati terhadap kritik publik.

“Rakyat makin pintar. Bisa menilai sendiri apa yang dilakukan Bapak. Kami tidak perlu membela diri,” katanya.

Juru bicara Istana, Prasetyo Hadi, menyebut pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto sebagai bentuk penghormatan terhadap pemimpin terdahulu.

“Setiap pemimpin pasti punya jasa bagi bangsa. Presiden juga telah menerima masukan dari MPR, DPR, dan berbagai pihak,” ujarnya.

Keputusan ini memunculkan protes di berbagai daerah. Yogyakarta, Gorontalo, hingga sejumlah kota lain menggelar aksi menolak gelar tersebut.

Amnesty International Indonesia dan Aliansi Keterbukaan Sejarah Indonesia (AKSI) mengecam keras keputusan tersebut.

Mereka menyebut gelar itu sebagai langkah “mengaburkan sejarah, mengkhianati cita-cita Reformasi, dan melukai korban pelanggaran HAM Orde Baru”.

Di Yogyakarta, kelompok “Jogja Memanggil” menggelar aksi di perempatan Jalan Sudirman. Para demonstran menilai keputusan Prabowo sebagai upaya “menantang rakyat”.

Sejumlah poster menyoroti ironi: Soeharto diberi gelar pahlawan bersamaan dengan Marsinah—aktivis buruh yang diduga dibunuh aparat pada era Orde Baru—dan Gus Dur, tokoh yang mendesak Soeharto turun pada 1998.

Direktur Eksekutif Populi Center, Afrimadona, menyebut Prabowo sengaja memilih momen awal pemerintahan untuk memutuskan hal yang berpotensi kontroversial.

Menurutnya, di awal pemerintahan, Prabowo masih memegang kendali kuat atas partai-partai pendukung.

“Kalau dilakukan mendekati akhir masa jabatan, risiko politiknya lebih besar. Partai bisa lompat kapal. Di awal, kekuatan masih solid,” ujarnya.

Afrimadona juga menilai Prabowo ingin menyelesaikan isu-isu sensitif sejak dini agar punya waktu panjang untuk memperbaiki citra.

“Kalau ekonomi tumbuh 8% seperti target Prabowo, publik mungkin tak lagi mempersoalkan gelar pahlawan Soeharto,” katanya.

Penelitian Populi Center menunjukkan mayoritas masyarakat kelas bawah memiliki pandangan positif terhadap Soeharto.

Mereka mengaitkan sosok Soeharto dengan stabilitas, pemimpin kuat, hidup tertib, dan inflasi rendah.

“Dari baby boomer sampai generasi Z, lebih dari separuh responden punya pandangan positif terhadap Soeharto,” kata Afrimadona.

Survei Populi Center pada 2022–2023 mencatat: Baby boomer: 54,1% positif; Generasi X: 59,9% positif; Milenial: 41,1% positif; Generasi Z: 39,1% positif.

Menurut Afrimadona, temuan itu menjadi “amunisi” bagi kelompok yang mengusulkan Soeharto sebagai pahlawan.

Sejarawan Andi Achdian menilai keputusan ini seperti “mematikan semangat Reformasi”.

Ia menyebut lembaga-lembaga penting seperti KPK dan Mahkamah Konstitusi lahir sebagai koreksi atas praktik Orde Baru.

“Semua lembaga itu adalah produk Reformasi untuk menutup kekurangan masa Soeharto. Tapi sekarang Soeharto dijadikan pahlawan. Reformasi seperti kehilangan makna,” ujarnya.

Setelah gelar ini diberikan, perdebatan diperkirakan masih akan terus berlangsung. Namun para analis meyakini gelombang protes tak akan menggoyang stabilitas politik Prabowo di awal masa jabatan.

Yang menjadi pertanyaan lebih besar adalah: Apakah keputusan ini akan membelah publik atau akan terkubur oleh capaian ekonomi pemerintahan ke depan?

Waktu yang akan menjawabnya. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Redaksi
Tags: Pahlawan NasionalSoeharto
Previous Post

Kutim Dorong PAD lewat Inovasi Pajak Digital, 100 Wajib Pajak Teladan Terima Penghargaan

Next Post

PARAH! Upah Karyawan PT Kalimantan Powerindo Sudah Nunggak 4 Tahun

BACA JUGA

Pemerintah Tetapkan ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat

Pemerintah Tetapkan ASN Pusat dan Daerah WFH Setiap Jumat

1 April 2026 | 07:12
Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

Fenomena Pink Moon Hiasi Langit Indonesia 1–2 April 2026, Begini Cara Melihatnya

1 April 2026 | 00:10
Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

31 Maret 2026 | 23:40
Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

Perjalanan Kota Bontang Kejar Jargas 100 Persen sejak 2011

31 Maret 2026 | 23:11
Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Stok Aman Atasi Antrean BBM, Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Bangun SPBU Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi di Kalimantan per 1 Oktober 2024, Ini Rinciannya Pertamina: Pertalite Tetap Tersedia di Balikpapan

Tidak Ada Kenaikan Harga BBM, Stok Aman

31 Maret 2026 | 18:33
Tumpang Tindih Lahan Masih Marak, Apakah RTRW Kutim Benar-Benar 100 Persen? Dugaan Proyek Pemkab di Kawasan TNK, Bupati Kutim: Kita Perlu Duduk Bersama Proyek Irigasi Rp3,8 Miliar Milik Pemkab Kutim Diduga Berada di Kawasan Taman Nasional Kutai

Tumpang Tindih Lahan Masih Marak, Apakah RTRW Kutim Benar-Benar 100 Persen?

31 Maret 2026 | 17:29
Next Post
PARAH! Upah Karyawan PT Kalimantan Powerindo Sudah Nunggak 4 Tahun

PARAH! Upah Karyawan PT Kalimantan Powerindo Sudah Nunggak 4 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

Aplikasi “Teman Naker” Resmi Diluncurkan, Bontang Targetkan 75 Persen Tenaga Kerja Lokal

1 April 2026 | 10:22
69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim 454 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Kaltim Kurun 2025 Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kaltim Terus Meningkat

69 Anak jadi Korban Kekerasan di Kaltim

1 April 2026 | 09:02
Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

1 April 2026 | 08:07
Sedekah Sampah di Samarinda: Dari Halaman Masjid, Gerakan Lingkungan Itu Dihidupkan Kembali

Sedekah Sampah di Samarinda: Dari Halaman Masjid, Gerakan Lingkungan Itu Dihidupkan Kembali

1 April 2026 | 07:46

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved